Akses Jalan Rusak, Pemdes Toka Koordinasi Rencana Perbaikan dengan Perusahaan

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 09 Juli 2020 - 16:50 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Intensitas hujan yang tinggi dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir membuat akses jalan di Desa Toka, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau mengalami kerusakan.

Kerusakan terjadi di sejumlah titik akibat lapisan tanah laterit terkelupas dan tergerus air hujan hingga membuat jalanan menjadi licin dan sulit dilewati, kondisi itu cukup menghambat aktivitas masyarakat setempat.

Menyikapi kondisi itu, Kepala Desa (Kades) Toka, Hertanto, memastikan bahwa pemdes telah berinisiatif untuk melakukan penanggulangan, salahsatu upaya yang ditempuh adalah berkordinasi dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit setempat untuk rencana perbaikan akses jalan yang rusak itu.

"Sejauh ini kita (pemdes Toka) sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan (anak perusahaan SSMS Group), kita sudah ajukan berbaikan spot-spot jalan yang rusak," katanya, Kamis 9 Juli 2020. 

Hertanto menyebut, pihak perusahaan sudah menyatakan siap untuk melakukan perbaikan jalan dengan menerjunkan alat berat, namun kini tinggal menunggu dukungan cuaca.

"Seperti yang rutin dilakukan selama ini, perusahaan sudah menyatakan kesiapannya (melakukan perbaikan), tinggal menunggu cuaca panas saja, karena tidak mungkin juga perbaikan dilakukan saat situasi masih sering hujan seperti ini, takutnya hasilnya nanti malah tidak maksimal," jelasnya. 

Disebutkan dia, akses jalan yang kondisinya rusak dan sulit dilewati antara lain beberapa spot di jalan lintas kecamatan arah sekolahan atau SMK yang jaraknya sekira 1,5 km, termasuk juga jembatan Sungai Komul. 

"Untuk rencana perbaikan jembatan Sungai Komul yang kontruksinya kayu itu pemdes Toka sendiri sudah menyiapkan kayunya, sehingga nanti tinggal pemasangan dengan menggunakan alat berat," urai Hertanto.

Di sisi lain, Kades Hertanto juga mengapresiasi sejumlah masyarakat yang saat ini berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara bergotongroyong secara swadaya. Menurutnya, andil masyarakat dalam perbaikan secara swadaya merupakan salahsatu bentuk kecintaan masyarakat terhadap desanya. (HENDI NURFALAH/B-5)

Berita Terbaru