Jalan Lintas Provinsi Kalteng-Kalbar Terputus Akibat Banjir

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 09 Juli 2020 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Curah hujan tinggi di sejumlah wilayah di Kabupaten Lamandau mengakibatkan air sungai meluap menggenangi pemukiman warga. Bahkan, memutus akses transportasi darat. Seperti yang terjadi di Kecamatan Delang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamandau merilis informasi bahwa banjir kali ini cukup parah hingga memutus jalur transportasi jalan trans Kalimantan Kalteng-Kalbar di sejumlah titik. 

"Hujan masih mengguyur di beberapa wilayah. Berdasarkan laporan yang masuk, sejak pagi tadi banjir kembali terjadi di wilayah Kecamatan Delang, beberapa titik jalan lintas provinsi tergenang air dan tak dapat dilalui kendaraan," kata Kepala Pelaksana BPBD Lamandau Edison Dewel melalui Sekretarisnya, Feri Natalianto, Kamis 9 Juli 2020.

Hingga Kamis siang, lanjut dia, BPBD Lamandau masih terus memantau dan mendata dampak banjir yang terjadi di beberapa desa untuk melakukan tindakan penanggulangan dan penanganan.

Beberapa titik ruas negara jalan yang terendam banjir yaitu Simpang Desa Batu Tambun, Riam Panahan, Desa Sungai Tuat, Cuhai, Sepoyu (Simpang Desa Benakitan), dan Kudangan. 

Kondisi banjir juga kembali terjadi di Kecamatan Batang Kawa yakni di Desa Kinipan dan Batu Tambun, Lamandau Desa Samu Jaya di Kecamatan Lamandau, serta poros jalan menuju Desa Bayat Kecamatan Belantikan Raya rusak akibat genangan air. (HENDI NURFALAH/B-7)

Berita Terbaru