Jadi Tempat Makan Siang Presiden Saat Kunjungan di Kapuas, Rumah Makan Ini Sajikan Masakan Khas Daerah

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 09 Juli 2020 - 18:35 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Presiden Joko Widodo beserta rombongan, seusai meninjau lokasi lahan food estate di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas menyempatkan untuk berisitirahat dan makan siang di Rumah Makan Buli Lewu di Jalan Jepang, Kuala Kapuas.

Rombongan Presiden bersama para menteri yang dikawal ketat Paspamres dan petugas gabungan ini menggunakan jalur darat, dan tiba di rumah makan tersebut sekitar pukul 12.44 WIB.

Pemilik Rumah Makan Buli Lewu, Poetry Gita Oktonovianty mengaku sangat senang karena rumah makannya jadi tempat makan siang saat presiden kunjungan ke Kabupaten Kapuas. Ia menyebutkan dalam menu yang disajikan ini sebagian besar masakan khas daerah setenpat.

"Kami tadi pertama sajikan Juhu singkah umbut, ini khasnya Kalimantan, khususnya Buli Lewu, dan kami sangat berbangga hati beliau makan sepertinya senang kenyang dan happy," kata Potery kepada wartawan usai menerima rombongan presiden.

"Kemudian, juga ditambah lauk pauknya, seperti masakan dari ikan jelawat juga disediakan dan lain-lainnya," lanjut dia.

Ia mengatakan, ini menjadi suatu kehormatan untuk pihaknya karena ditunjuk, dan mempercayakan Rumah Makan Buli Lewu dalam menyajikan makan siang untuk Presiden Joko Widodo.

"Mudah-mudahan ini dapat selalu diingat Bapak presiden. Dan lain waktu bisa ke sini lagi (Kapuas)," harapnya.

Selain itu, ditanya persiapan pihaknya cukup singkat, karena pihaknya sempat vakum akibat kondisi Kapuas zona merah covid-19, sehingga tidak menerima makan di tempat dan hanya melayani pengiriman pesanan.

"Persiapan sangat singkat mendadak didatangi protokol kepresidenan. Dan kemarin sore sektiar jam tiga, para karyawan diwajibkan melakukan rapid test, dan hasilnya semuanya non reaktif," jelasnya.

Ia juga menyebutkan, demi keamanan dan kenyamanan presiden dan rombongan sebelum masakan disajikan juga dilakukan foodtest juga dari BPOM.

"Untuk menentukan masakan yang mana yang layak, syukurnya semua sajian buli lewu lolos. Dan berjalan lancar," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/m)

Berita Terbaru