Sopir Dipaksa Putar Balik Karena Hasil Rapid Test Reaktif

  • Oleh Hendri
  • 10 Juli 2020 - 14:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya yang bertugas di Pos Lintas Batas Taruna Kelurahan Kalampangan, memaksa sebuah truk angkutan barang yang hendak memasuki Kota Palangka Raya untuk putar balik.

Pasalnya saat dilakukan pemeriksaan identitas serta kelengkapan surat keterangan rapid test bebas Covid-19, sang sopir ternyata dinyatakan reaktif.

"Kita perintahkan yang bersangkutan untuk putar balik karena surat keterangan hasil rapid test yang dibawanya menunjukkan reaktif. Di suratnya tertulis hasil SARS COV 2 IgGM non reaktif, dan SARS COVID 2 IgG adalah reaktif," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan, Jumat 10 Juli 2020.

Meski awalnya si sopir memilih untuk putar balik, namun kembali lagi dengan kendaraan yang sama namun malah mengganti sopirnya. Alhasil tetap kembali diperintahkan putar balik.

"Mereka tetap bersikeras untuk masuk ke Palangka Raya, namun tetap kita arahkan untuk putar balik. Kita tak ingin mengambil resiko adanya kemungkinan paparan virus Covid-19 yang melekat di barang bawaan sang sopir sebelumnya," bebernya.


Ketegasan tersebut dikatakan Alman sebagai bentuk tanggung jawab pihaknya dalam menegakkan aturan yang tertuang dalam SK Wali Kota Nomor 188.45/266/2020 tentang pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar Palangka Raya. (HENDRI/B-5)

Berita Terbaru