2 Residivis Divonis Lebih Berat dari Rekannya

  • Oleh Naco
  • 13 Juli 2020 - 14:21 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Intak alias Notto, Muliadi Saragih alias Batak dan Didiyani alias Didi divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit. Intak dan Didi divonis lebih berat dari Batak.

Pertimbangan majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai Muslim Setiawan karena keduanya merupakan residivis, dan dijatuhi hukuman selama 2 tahun penjara sementara itu Barak dijatuhi hukuman selama 1,5 tahun penjara.

Vonis itu sebagaimana tuntutan penuntut umum. Atas vonis itu ketiganya menyatakan menerima begitu juga dengan jaksa.

"Terima yang mulia," kata salah satu terdakwa yang diamini dua terdakwa lainnya, menanggapi vonis itu, Senin, 13 Juli 2020.

Dalam kasus ini ketiganya dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 4 KUHP. Ketiganya melakukan perbuatannya pada Senin, 3 Februari 2020, sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Jendral Sudirman KM. 26 Simpang Tiga PT. Agro Bukit depan warung Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB. Ketapang, Kabupaten Kotim.

Mereka mengambil sepeda motor merek Yamaha jenis MX King warna hitam orange dengan nopol KH 3499 PI kemudian menjualnya dengan Ari Perdana (divonis terpisah). (NACO/B-6)

Berita Terbaru