Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kendal Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Begini Kronologis Penangkapan Terduga Pelaku Fetish Bungkus Kain Jarik di Kapuas

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 07 Agustus 2020 - 20:40 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Terduga pelaku fetish bungkus kain jarik berinisial G telah ditangkap tim Polrestabes Surabaya Polda Jatim di backup Polres Kapuas.

Terduga pelaku menunjukan sikap koperatif saat diamankan tim gabungan tersebut dari kediaman pamannya di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Sebelum diterbangkan ke Surabaya, tersangka G juga terlebih dahulu dilakukan rapid test di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan hasilnya non reaktif.

"Saat diamankan pelaku koperatif," kata Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, Jumat, 7 Agustus 2020.

Manang menuturkan kronologis penangkapan itu. Pihaknya membantu tim dari Polrestabes Surabaya Polda Jatim untuk menangkap pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana di bidang ITE.

"Pelaku G ini sejak 2 Agustus 2020 lalu sudah kita ketahui keberadaannya di Kapuas, hanya kita masih menunggu koordinasi dari Polrestabes Surabaya untuk penangkapan bersama-sama," tuturnya.

Selama proses penyelidikan itu, pihaknya juga berkomunikasi secara intens dengan tim dari Polrestabes Surabaya sembari menunggu mereka datang.

"Setelah tim Polrestabes Surabaya datang ke sini pada 6 Agustus kemarin, kami bersama-sama untuk melakukan penangkapan pelaku dan dibawa untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui belakangan ini viral di media sosial berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual modus fetish bungkus kain jarik yang dilakukan pelaku berinisial G, salah satu mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Dari informasi, dan pemberitaan yang beredar dikabarkan pelaku yang merupakan mahasiswa jurusan Sastra Indonesia ini berasal dari salah satu desa di Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru