Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lombok Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Masih Banyak yang Abai dengan K3

  • Oleh Naco
  • 10 Agustus 2020 - 14:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Pardamean Gultom menyebutkan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) masih kerap diabaikan. 

Menurutnya, itu semua terbukti dari sejumlah kunjungan DPRD Kotim ke sektor usaha kepelabuhanan dan hal itu terpantau kurang diperhatikan manajemen perusahaan terhadap karyawannya.

Menurut Gultom perusahaan yang tergolong high risk, masih banyak yang belum menerapkan sistem K3 dengan baik. Padahal sudah  jelas itu merupakan sebuah keharusan dan ketetapan yang mestinya dipahami.

Penerapan sistem manajemen K3 jangan hanya sebatas kertas dan para ahli K3 harus berperan nyata di bidang ini, termasuk juga pengawasan dari pemerintah kabupaten.

Gultom mencermati dari beberapa kecelakaan kerja di Kotim ini terjadi  didominasi oleh faktor human error, peran kesalahan manusia atau human error dalam kecelakaan kerja ternyata sangat signifikan. 

"Human error menjadi sebab 80% sampai 90% kecelakaan kerja. Faktor manusia memang memegang peranan penting dalam sistem K3, juga sebaliknya dalam menentukan terjadinya kecelakaan kerja," ucapnya.

Menurutnya salah satu faktor itu  sikap pekerja yang kerap berani mengambil resiko. Perilaku pekerja yang suka berasumsi atau mengira-ngira memang disebabkan banyak faktor, di antaranya pengalaman pekerja, pelatihan pekerja, tingkat pendidikan, serta budaya di tempat kerja. (NACO/B-5)

Berita Terbaru