Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Seluma Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Komplotan Pencuri Motor di Kos-Kosan Ngaku Belum Sempat Nikmati Hasil Curian

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 12 Agustus 2020 - 23:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdakwa komplotan pencuri sepeda motor di kos-kosan, mengaku belum sempat menikmati hasilnya sudah ditangkap polisi. Hal ini disampaikannya saat menjalani pemeriksaan terdakwa, melalui sidang video conference di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Rabu, 12 Agustus 2020.

Tiga terdakwa dalam kasus pencurian motor ini bernama Rudiansyah, Muhammad Syaipul Anwar dan Muhammad Effendi. Mereka mengaku, telah mencuri sepeda motor jenis Honda Beat warna biru putih tanpa plat di halaman kos-kosan atau barakan di Jalan Kasan Rejo, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan pada 5 Mei 2020, sekitar pukul 00.30 WIB.

"Motor kami jual Rp 3 juta, ke Supratman pada 8 Mei 2020. Namun baru dibayar Rp 900.000. Uangnya belun sempat kita nikmati sudah ketangkap polisi," kata terdakwa Rudiansyah.

Para terdakwa menyampaikan, bahwa Supratman juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Di dalam sidang yang dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Heru Karyono, diakui bahwa ketiga terdakwa ini memeiliki peran masing - masing dalam melancarkan aksinya.

Menurut pengakuan terdakwa, yang mempunyai ide mencuri adalah Muhammad Syaipul Anwar, pengawas situasi Rudiansyah dan yang mengambil motor adalah Muhammad Effendi. Saat itu pagar kos atau barakan sedang tidak terkunci.

"Setelah itu motor dibawa kerumah Effendi," kata terdakwa.

Akibat kejadian tersebut, saksi korban Ferdinandus Garin Christian, mengalami kerugian materiil sebesar Rp 12 juta. Sedangkan terdakwa diancam pidana sesuai Pasal 363 ayat (1) Ke-3 dan Ke- 4 KUHPidana atau Pasal 363 ayat (1) Ke- 4 KUHPidana. (DANANG/B-7)

Berita Terbaru