Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Padang Pariaman Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bermunculan Kelompok-kelompok Perempuan Penunggang Motor di Mesir

  • Oleh Teras.id
  • 16 Agustus 2020 - 20:00 WIB

TEMPO.COJakarta - Kemunculan Dina Wassef, perempuan pengendara motor pertama di Mesir, memancing lahirnya sejumlah kelompok kaum hawa pengendara motor di negeri piramid itu.

Sebuah pemandangan yang langka di Mesir, perempuan menunggang motor. Dengan populasi 104 juta jiwa, Mesir merupakan negara konservatif dengan sangat sedikit perempuan pengendara motor.

Budaya di Mesir membuat wanita tak bisa melakukan beberapa hal di ruang publik seperti mengendarai motor dan sepeda.

Belakangan muncul kelompok-kelompok yang mendorong dan mengajari perempun mengendarai berbagai jenis motor.

Sebut saja Let's Scoot, sebuah gerakan motor untuk wanita di Alexandria, dibentuk pada 2014 dengan misi mengajari wanita naik skuter.


Adapun kelompok Dina Wassef, Egyptian Women Riders Club, mendorong perempuan untuk touring keliling Mesir naik motor.

Maggie Mamdouh, instruktur motor di Kairo, mengatakan bahwa salah satu alasan utama wanita berkendara dengan motor karena kemacetan lalu lintas.

"Motor dan skuter adalah cara cepat dan murah untuk berpergian karena Mesir itu macet," katanya kepada CNN.

Berdasarkan laporan World Bank, volume lalu lintas sekitar 3.000 hingga 7.000 kendaraan per jam di kota-kota besar Mesir, seperti Kairo, Giza, dan Qalyub. Kemacetan disebabkan manajemen lalu lintas dan jaringan jalan yang buruk. Akibatnya, perjalanan membutuhkan waktu dua kali lebih lama.

Menurut Mamdouh, perempuan seperti dirinya memilih skuter dan sepeda karena mudah untuk dikendarai di tengah kemacetan. Bahkan lebih cepat dari mobil.

"Dengan skuter, aku bisa sampai ke tujuan setengah jam sebelum mobil jika ada kemacetan dan di jam sibuk," ujarnya.

Berita Terbaru