Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Buru Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bupati Kotim Kenakan Pakaian Dayak Karya Kepala MTsN Sampit, Lihat Makna dan Penampakannya

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 17 Agustus 2020 - 22:25 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotim Supian Hadi kenakan pakaian tradisional khas Dayak di hari kemerdekaan. Baju dalam bentuk rompi ini merupakan karya Kepala MTsN Sampit Drs Jainuddin. 

Pakaian tersebut terlihat pas dan bagus dikenakannya bersama Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri pada saat menghadiri video conference detik-detik proklamasi. 

"Alhamdulilah saya sangat bangga karena bupati dan wakil bupati bisa menggunakan rompi buatan saya di hari kemerdekaan ini. Ini merupakan pengharaag bagi kami dan tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata," ujar Jainuddin, kepada wartawan, Senin, 17 Agustus 2020. 

Rompi tersebut memiliki filosofi dan syarat makna. Karena rompi adalah pakaian kebesaran. Dalam bahasa dayak ngaju, rompi adalah sangkarut. Yang merupakan pakaian terbahan dari kulit nyamu. 

Sangkarut sendiri berasal dari kata sangka, berarti pembatas atau penyangga. Sehingga selain digunakan untuk berperang, suku Dayak Ngaju juga menggunakan sebagai pakaian kebesaran. 

"Konon jaman dahulu juga sering digunakan oleh kepala-kepala suku pada saat acara tertentu," kata Jainuddin. 

Sementara, ornamen yang digunakan yakni Kalawet, yang merupakan simbol kekerabatan satu nenek moyang, gotong royong, bahu membahu laksana ekor hewan kalawet, yang biasa digunakan untuk berpegang dari dahan satu ke dahan lainnya agar tidak jatuh. 

Hiasan yang ada di pakaian tersebut juga memiliki makna tersendiri. Bahkan Dayak Ngaju percaya bahwa hiasan yang ada di rompi tersebut bisa melindungi mereka dari pengaruh jahat. Dan mereka percaya kalau menggunakan rompi bisa terbebas dafi segala sesuatu yang bisa membinasakan diri. 

"Sedangkan ornamen gigi haruan, mengandung makna ketajaman berfikir seseorang dalam melihat kehidupan," terang Jainuddin. 

Jainuddin mengucapkan terima kasih kepada bupati telah bersedia mengenakan pakaian tersebut. Ini akan menjadi motivasi untuk terus berkarya dibidang seni lainnya. 

Berita Terbaru