Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Berau Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bayi Asal Gunung Mas Ini Lahir Tanpa Dubur, Ayo Bantu!

  • Oleh Hendra
  • 21 Agustus 2020 - 11:15 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Seorang bayi bernama Moria Aprilia berasal dari Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas perlu mendapat perhatian dan bantuan dari berbagai pihak. Sebab, sejak lahir dia mengalami kelainan yakni tanpa dubur atau lubang anus.

Kelainan yang dialami bayi berusia 5 bulan dari pasangan Logia dan Kriswan tersebut diketahui tidak miliki dubur saat berusia lima hari di dalam inkubator seusai sang ibu menjalani persalinan di RSUD Kuala Kurun. 

"Ketika itu saya bersalin di rumah sakit Kuala Kurun. Setelah lima hari di dalam tabung baru diketahui bayi saya tidak memiliki dubur karena kotorannya keluar dari saluran kemih," kata Logia, Kamis, 20 Agustus 2020. 

Mengetahui hal tersebut, pihak rumah sakit setempat kemudian menganjurkan bayi untuk dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Kota Palangka Raya agar mendapat penganan lebih lanjut. 

"Ketika dirujuk usianya baru tujuh hari. Tetapi berdasarkan rekomendasi dari RSUD Doris Silvanus, bayi saya baru bisa menjalani proses operasi ketika berusia dua bulan," ungkapnya. 

"Sementara menunggu usainya dua bulan, pihak rumah sakit melakukan tindakan medis dengan membuat saluran buatan untuk jalan keluar kotoran pada bagian perut anak saya," tambahnya. 

Karena kondisi keuangan keluarga terbatas dan saat itu sedang pandemi covid-19, keluarganya memutuskan untuk pulang ke Desa Tumbang Habaon sembari mengumpulkan biaya untuk operasi anaknya.

Kedua orangtua bayi pun mengungkapkan keprihatinannya terhadap masa depan anak bungsunya itu. Sebab saat ini, usia anaknya belum menjalani operasi. Hal itu karena biaya untuk operasi tidak kunjung terkumpulkan. Sehingga pengobatan anaknya terus tertunda. 

Kondisi ini membuat hati nurani Komunitas Sahabat Peduli Sesama (SPS) tergerak. Mereka berinisiatif memberikan batuan sembako dan siap membatu proses kesembuhan bayi tersebut. 

Dewan Pembina SPS Gunung Mas, Iceu Purnamasari menyampaikan rasa keprihatinannya kepada bayi dan keluarganya atas apa yang dialami. Dia juga menuturkan bahwa komunitasnya siap membantu proses kesembuhan si bayi.

Berita Terbaru