Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Berau Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kerusakan Jalan S. Parman Sampit Disebut Karena Kendaraan Menuju Pelabuhan

  • Oleh Naco
  • 31 Agustus 2020 - 14:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur Handoyo J Wibowo mengakui pemkab harus menyikapi kerusakan jalan yang sudah mulai terlihat. 

Kerusakan itu seperti di Jalan S Parman yang mana ini akibat lemahnya pengawasan pemerintah setempat, selain itu juga beban kendaraan yang keluar dari pelabuhan setempat melebihi kapasitas sehingga dianggap sebagai penyebabnya.

“Saya tegaskan agar Pemkab bersikap mengenai kerusakan jalan yang mulai terjadi di Jalan S.Parman. Ini jalan permukiman dalam kota cepat rusak karena akses pelabuhan itu,” kata Handoyo, Senin, 31 Agustus 2020.

Menurut Handoyo pemerintah mestinya menyurati pihak pengelola pelabuhan itu untuk segera merelokasi kegiatan dari daerah itu. Tidak mungkin selama  5 -10 tahun kedepan tetap beroperasi di tengah kota.

“Sudah saatnya pelabuhan itu dipindah ke daerah Bagendang. Ini akses dalam kota jadi cepat rusak ketika pelabuhan kita biarkan ada di situ,” tegas Handoyo.

Politisi Partai Demokrat ini menyebutkan kendaraan yang melintas di Jalan S.Parman itu melebihi kekuatan jalan yang hanya mampu menampung 8 ton saja. 

Menurutnya jalan itu kerap amblas karena muatan yang tidak sebanding. Kondisi itu sudah berulang terjadinya. Sayangnya koordinasi antara pemkab dan pihak pelabuhan dianggap sangat kurang.

“Begitu juga pihak pelabuhan harus pikirkan kepentingan umum, mereka itu badan usaha sementara kerusakan jalan daerah yang dibebankan. Ini saya tidak setuju jalan kita rusak,” katanya.

Di tengah kondisi keuangan daerah ini bahkan sampai tahun 2021 kata Handoyo akan fokus kepada kegiatan lain. Maka dari itu jika jalan S.Parman itu rusak parah maka akan tidak terbiayai APBD Kotim untuk memperbaikinya. (NACO/B-5)

Berita Terbaru