Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Sulawesi Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pulang Pisau Dinilai Masih Wilayah Reseptif Malaria

  • Oleh James Donny
  • 07 September 2020 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kabupaten Pulang Pisau dinilai masih sebagai wilayah yang reseptif malaria. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau Muliyanto Budhihardjo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Pande Putu Gina. 

"Reseptif artinya karena masih ada ditemukan nyamuk anopheles, karena penelitian dari Salatiga di Maliku dan Pandih Batu ada nyamuk anopheles ini atau pengantar malaria," kata Pande. 

Kendati demikian, Kabupaten Pulang Pisau hingga saat ini dapat menghentikan penukaran malaria. Sehingga, mendapatkan sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan. 

"Eliminasi malaria adalah upaya untuk menghentikan penularan malaria di suatu wilayah di tingkat kabupaten, kota atau provinsi," terang Pande. 

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, Kabupaten Pulang Pisau sebelumnya telah dilakukan penilaian, lalu mengusulkan penilaian kepada Dinas Kesehatan Provinsi dan dilanjutkan ke tingkat penilaian tim asesmen penilaian eliminasi malaria pusat.

Menurutnya, dari beberapa penilaian tersebut, Kabupaten Pulang Pisau sudah memenuhi beberapa tahapan asesmen, dengan berbagai indikator yang harus dipenuhi dan menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan sertifikat eliminasi malaria. 

Indikator sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikat eliminasi malaria makan dilakukan penilaian yakni Annual Parasite Insiden atau API kurang dari 1 per 1000 penduduk, slide positif rate kurang dari lima persen, dan tidak ada kasus indigenous. Dari ketiga indikator tersebut, Kabupaten Pulang Pisau telah terpenuhi dan dipertahankan selama tiga tahun ke depan. (JAMES DONNY/B-7) 

Berita Terbaru