Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Dumai Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemprov DKI Bakal Tambah 1.000 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

  • Oleh Teras.id
  • 10 September 2020 - 14:10 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta berencana menambah kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU untuk pasien Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti menyebut total tempat tidur nantinya berkisar 5.500 tempat tidur.

"Kami mempunyai rencana untuk meningkatkan kapasitas bed rumah sakit sampai dengan sekitar 5.500," kata dia dalam konferensi pers virtual yang digelar LaporCovid-19, Rabu, 9 September 2020.

Jumlah 5.500 tempat tidur ini diproyeksikan untuk menampung pasien Covid-19 di Ibu Kota hingga Desember 2020. Menurut dia, pihaknya sudah mendorong penambahan tempat tidur isolasi dalam satu bulan terakhir ini.

Caranya dengan membuka kembali beberapa rumah sakit daerah untuk menampung pasien Covid-19. Selain itu, mengajak rumah sakit swasta agar membuka ruang bagi pasien yang terinfeksi corona.

"Jadi upaya kami memang menambah kapasitas dengan cara membuka rumah sakit DKI terutama RSUD, kami tingkatkan jumlah bed. Kemudian rumah sakit swasta kami tambahkan beberapa yang memang komit untuk bantu," jelas dia.

Dalam konferensi pers ini hadir juga perwakilan dari Social Resilience Lab Nanyang Technological University (NTU) yang menyampaikan paparannya. Data yang mereka peroleh bahwa terdapat total 4.581 tempat tidur eksisting untuk pasien Covid-19 di Jakarta. Angka itu terdiri dari 4.053 tempat tidur isolasi dan 528 ICU.

Pemerintah DKI lalu menambah tempat tidur di 13 RSUD yang dijadikan sebagai rumah sakit khusus menangani pasien Covid-19. Totalnya, yaitu 537 tempat tidur isolasi dan 97 ICU.

Kemudian ada juga tambahan tempat tidur di rumah sakit rujukan dengan rincian 217 isolasi dan 11 ICU. Dengan begitu, jumlah tempat tidur pasien Covid-19 yang akan tersedia di Ibu Kota sebanyak 5.432.

(TERAS.ID)

Berita Terbaru