Sistem Informasi Pemetaan & Manajemen Pemenangan Pilkada

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Penjelasan Petugas Jembatan Timbang Pasar Panas terkait Video Viral Hentikan Truk Tanpa Kenakan Helm

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 10 September 2020 - 14:36 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Petugas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau Jembatan Timbang Pasar Panas, Zikri Habibi dan Achmad Taufiq menyampaikan kronologis kejadian yang menyebabkan viralnya video berdurasi 29 detik berisi rekaman supir truk memarahi petugas yang menghentikan laju truk tanpa mengenakan helm.

Zikri Habibi menjelaskan, kejadian pada hari Selasa, 8 September 2020 bermula saat waktu istirahat siang sekitar pukul 12.00 WIB. Kala itu dirinya hendak pulang ke mes yang berada di seberang jembatan timbang untuk makan siang.

"Saat itu saya sedang berhenti di sisi jalan ketika truk bermuatan dengan nopol DA 8319 BO melintas dengan kecepatan tinggi lewat dan tidak masuk ke jembatan timbang untuk melakukan penimbangan muatan dan pendataan," kata Zikri yang didampingi Kepala UPPKB Pasar Panas, Kamis 10 September 2020.

Melihat itu, dia spontan mengejar truk yang melanggar tersebut dan memberikan peringatan
untuk berhenti dengan tanda klakson 2 kali.

"Karena truk yang melanggar tidak mau berhenti, terpaksa saya lakukan upaya paksa dengan cara dicegat," terangnya.

Upaya paksa berhasil menghentikan laju truk yang melanggar, kemudian  Zikri meminta kartu uji berkala kendaraan bermotor kepada pengemudi  truk untuk dilakukan pemeriksaan.

"Pengemudi tidak berkenan memberikan kartu uji berkala kendaraan bermotor dan malah memaki-maki saya," ungkapnya.

Karena pengemudi tidak kooperatif,  Zikri memilih untuk mengambil data kendaraan yang melanggar itu dengan mengambil foto kendaraan. Di saat yang sama, pengemudi juga merekam video tanpa izin sambil memaki-maki Zikri.

"Tidak lama rekan saya Achmad Taufiq datang dan ikut berbicara kepada pengemudi menanyakan kepada pengemudi apakah kendaraan truk yang dibawa pengemudi bermuatan. Pengemudi mengaku bahwa truk itu mengangkut pupuk seberat 3 ton dan akan diantar ke dinas pertanian," imbuh Zakri

Sementara itu, Achmad Taufiq menjelaskan, dirinya kemudian meminta agar pengemudi putar balik dan masuk jembatan timbang untuk melakukan penimbangan dan pendataan, tapi pengemudi tidak bersedia dan malah kembali mengomel kepada Zikri yang dianggapnya memberhentikan laju truknya secara mendadak serta membahayakan karena tidak mengenakan helm.

Berita Terbaru