Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bungo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Thoeseng: Sebenarnya Masyarakat di Kinipan Aman-Aman Saja

  • Oleh Testi Priscilla
  • 18 September 2020 - 08:15 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPW Indonesia Hebat Bersatu atau IHB, Thoeseng TT Asang mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada konflik berarti di daerah Kinipan, Kabupaten Lamandau. Bahkan Thoeseng menyebut di kawasan Kinipan masyarakat beraktivitas biasa saja dan tidak ada konflik.

"Kalau pertanyaannya apakah di Kinipan ada masyarakat adat, saya jawab ya ada. Karena kalau dari sisi struktur, kelembagaan adatnya ada. Karena di sana ada Dewan Adat Dayak atau DAD yang langsung ditangani atau dijabat oleh Bupati Lamandau," katanya dalam live di berbagai platform media sosial pada Kamis, 17 September 2020.

Hal ini disampaikan Thoeseng saat menjadi salah satu pembicara dalam Dialog Spesial "Indonesia Bicara" pada topik "Klaim Hutan Adat" pada Kamis, 17 September 2020 pukul 14.00 WIB bersama narasumber lain seperti Anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L Hamzah, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, Bambang Supriyanto, Pakar Hukum Kehutanan, Sadino, serta Ketua YPPMMA-KT & Anggota Panitia Masyarakat Hukum Adat Kalteng, Simpun Sampurna.

"Di dalam struktur kecamatan itu juga ada yang namanya Damang, hanya yang menjadi permasalahan ini bahwa kelembagaan ini tidak berjalan dengan efektif. Mungkin keterbatasan kemampuan SDM atau bagaimana sehingga ini tidak berjalan seefektif mungkin," jelasnya.

Jika diamati secara data dan diperoleh langsung di lapangan, Thoeseng berpendapat bahwa edukasi yang dilakukan oleh ASN atau pemerintah baik di level kecamatan sampai desa di sana sangat minim, sehingga masyarakat berjalan sendiri.

"Saya pribadi merasa masyarakat di Kinipan itu berjalan biasa-biasa saja, aman-aman saja, tidak ada konflik. Di desa Kinipan-nya ya. Di desa Kinipan tidak ada konflik, mereka berjalan normatif saja," tutur Thoseng. (TESTI PRISCILLA/B-7)

Berita Terbaru