Software Monitoring dan Evaluasi Pemenangan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Terkait Karhutla, Begini Kata Anggota DPRD Kotim

  • Oleh Naco
  • 21 September 2020 - 15:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, M Abadi menyebut, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan diperkirakan akan meningkat. 

Itu terjadi, kata dia, seiring dengan kondisi cuaca belakangan ini semakin panas dan rawan membuat kering semak belukar di lahan kosong.

“Dengan cuaca yang begitu panas  ini sangat rentan membuat lahan-lahan kosong menjadi terbakar. Karena panas luar biasa ini membuat gambut cepat kering dan sedikit saja kena api maka akan terbakar," kata Abadi, Senin, 21 September 2020.

Menurutnya, di tengah kondisi pemerintah sedang fokus penanganan Covid-19, di saat itu juga harus bersiap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Meski begitu, Abadi memperkirakan kebakaran hutan dan lahan  tahun ini tidak separah tahun sebelumnya. Apalagi sudah masuk ke penghujung tahun sudah masuk dalam fasi musim penghujan.

Dirinya berharap bulan Oktober sudah masuk dalam musim penghujan. Sehingga tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan dalam skala yang luas dan panjang. (NACO/B-7)

Berita Terbaru