Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Ngada Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Anggaran Terbatas, Menpora Optimistis Target Prestasi Tercapai

  • Oleh Teras.id
  • 23 September 2020 - 12:30 WIB

TEMPO.COJakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora Zainudin Amali yakin mampu mencapai target-target yang telah dicanangkan dalam program kerja pada 2021, meskipun ada keterbatasan anggaran.

Badang Anggaran (Banggar) DPR RI menetapkan pagu Kemenpora Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 2,32 triliun. Jumlah tersebut, menurut Zainudin, bisa dibilang relatif kecil untuk mengejar target pembinaan olahraga dan kepemudaan.

“Masih sangat jauh dari harapan kita memang, tapi kami di Kemenpora akan berusaha semaksimal mungkin melakukan berbagai upaya agar anggaran yang diberikan bisa bermanfaat, efektif, dan seefisien mungkin untuk melakukan kegiatan," tutur Zainudin Amali dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI, Selasa.

Secara terinci, Kemenpora menganggarkan dana ini untuk bidang pemberdayaan pemuda sebesar Rp 44,6 miliar, pengembangan pemuda Rp 82 miliar, pembudayaan olahraga Rp 275,5 miliar, serta peningkatan prestasi olahraga Rp 1,5 triliun,

Selanjutnya, Rp 290 miliar dialokasikan untuk kebutuhan kesekretariatan, Rp 17 miliar untuk UPT Kemenpora, dan Rp 35 miliar untuk UPT Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelolaan Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK).

Selain pembinaan prestasi olahraga, Zainudin juga menyoroti kecilnya anggaran untuk bidang kepemudaan. Jika dibandingkan dengan pagu yang ada, hanya lima persen yang dialokasikan untuk kepemudaan.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa masih ada anggaran kepemudaan di kementerian/lembaga lain. Ia akan mencoba untuk menjalin kerja sama.

“Tapi kami tahu anggaran kepemudaan di kementerian/lembaga lain juga ada, bahkan lebih besar di Kemenpora. Itu yang kami akan dorong lewat koordinasi dan kemitraan dengan berbagai skema kerjasama,”

“Misalnya, saat Haornas lalu, kami coba dorong tema sport tourism dan sport industry. Tapi kami sadar bahwa sumber daya dan kemampuan yang ada di Kemenpora tidak mampu menjangkau itu, karena itu kami ajak kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kementerian perindustrian untuk melakukan sinergitas, kerja sama dan bisa ternyata," tuturnya menjelaskan.

Setelah mengalami banyak penundaan, 2021 akan menjadi tahun yang padat bagi kegiatan olahraga, baik nasional maupun internasional. Setidaknya ada beberapa event yang dijadwalkan pada tahun depan, antara lain Piala Dunia U-20 2021, Olimpiade Tokyo, PON dan Peparnas Papua, dan SEA Games Vietnam.

TERAS.ID

Berita Terbaru