Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Dharmasraya Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Guru Madrasah di Kapuas Diharapkan Persiapkan Diri Hadapi Asesmen Kompetensi

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 23 September 2020 - 15:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Guru Madrasah di Kabupaten Kapuas diharapkan terus mempersiapkan diri menghadapi Asesmen Kompetensi Guru (AKG) untuk menilai kemampuan yang dimiliki.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kapuas, Sajarwan mengatakan berkaitan dengan itu, pihaknya pun terus menyosialisasikan AKG ke madrasah-madrasah, para pengawas dan lainnya.

Sajarwan menyampaikan, secara global apa yang dimaksud dengan AKG menilai kemampuan kompetensi guru madrasah. Sehingga, dengan adanya asesmen ini serangkaian informasi tentang hasil belajar mengajar dan pencapaian guru dapat dinilai secara maksimal sehinga mendapatkan guru yang profesional.

“Saya berahrap agar guru, kepala madrasah dan pengawas agar mempersiapkan diri dalam mengahdapi asesmen kompetensi guru tersebut," kata Sajarwan, Rabu, 23 September 2020.

Tidak hanya sosialisasi asesmen kompetensi guru, pihaknya juga menyampaikan perihal dana BOS dan juga lomba Kompetensi Sains Madrasah (KSM) yang akan digelar serentak secara online se Indonesia pada bulan November 2020.

“Saya berharap agar semua madrasah agar mempersiapkan siswanya untuk maju dalam kompetensi sains yang akan datang," tuturnya.

Sebelumnya, pihaknya juga telah menyosialisasikan AKG dan KSM di MIN 4 Kapuas. Kepala MIN 4 Kapuas, Abdun Nafis mengatakan menyambut baik kegiatan sosialisasi yang digelar oleh seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas.

Dia menyarankan, pelaksanaan asesmen kompetensi ini harus dilakukan secara totalitas. "Agar hasilnya lebih terarah dan mampu merumuskan serta mengurangi permasalahan kompetensi yang selama ini dihadapi oleh guru dan tenaga didik di madrasah," ucap Nafis.

Hasil asesmen juga, lanjut dia akan menjadi dasar untuk melakukan pertimbangan dalam strategi pembinaan karir bagi guru, tenaga kependidikan maupun pengawas madrasah. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)

Berita Terbaru