Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pesisir Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Capaian Kinerja Fairid - Umi Selama 2 Tahun Memimpin Kota Palangka Raya

  • Oleh Hendri
  • 24 September 2020 - 21:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tepat pada Kamis 24 September 2020 pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin- Umi Mastikah genap 2 tahun memimpin roda pemerintahan.

Pasangan pemimpin yang mengusung visi terwujudnya Kota Palangka Raya menjadi maju rukun dan untuk semua ini telah membawa banyak kemajuan. Program unggulan Wali Kota Palangka Raya dalam kampanyenya dijabarkan ke dalam 3 misi, meliputi :

1. Mewujudkan kemajuan Kota Palangka Raya lingkungan cerdas melalui pembangunan insfrastuktur, lingkungan hidup dan persampahan, tata ruang dan transportasi. Misi ini diemban oleh 6 perangkat daerah dengan jumlah program 52 program.

2. Mewujudkan kerukunan seluruh elemen masyarakat smart society (Masyarakat Cerdas) melalui pertanian tanaman pangan, sosial budaya, ekonomi kota, pendapatan daerah dan sumber daya alam. Tugas ini diemban oleh 25 perangkat daerah dengan jumlah program 141 program.

3. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota dan masyarakat daerah pinggiran smart economy (Ekonomi Cerdas melalui Kesehatan, Pendidikan, Kepemudaan, Layanan Publik dan Komunikasi dan Reformasi Birokrasi. Bagian ini diemban oleh 5 perangkat daerah dengan jumlah program 41 program.

Capaian program yang dilaksanakan bisa dlihat dalam beberapa aspek sebagai berikut: Aspek pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya pada 2019 dengan angka 7,17 persen mengalami kenaikan 0,5 persen dari pencapaian pada 2018.

Pencapaian ini melampaui di atas pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah yang berada pada angka 6,16 persen dan pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia pada angka 5,02 perse.

Pendapatan Per Kapita

Pencapaian PDRB per kapita Kota Palangka Raya pada 2018 dalam juta rupaih berada pada angka 58,17 naik 6,52 dari 2017

Tingkat Pengangguran Terbuka

Tingkat pengangguran terbuka Kota Palangka Raya pada Tahun 2019 berada pada angka 5,78 persen menurun 0,03 persen dari 2018.

Dari aspek jumlah pengangguran pada 2019 Kota Palangka Raya mengalami kenaikan 400 orang dari 2018 yaitu pada angka 8.260 orang.

Capaian indeks pembangunan manusia (IPM) kota Palangka Raya pada 2019 berada dalam angka 80,77 di atas dari pencapaian IPM Provinsi Kalimantan Tengah 2019 yaitu 70,91 dan Negara Republik Indonesia 2019 adalah 71,92.

Keamanan dan Ketertiban

Tingkat keamanan dan ketertiban di Kota Palangka Raya pencapaiannya sangat fluktuatif 5 Tahun terakhir, namun pada 2019 jumlah tindak pidana di Kota Palangka Raya mengalami penurunan 121 dari 2018 yaitu 533 kasus.

Adapun pencapaian fokus pembangunan tahun pertama dan pertengahan tahun kedua antara lain:

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palangka Raya target panjang jalan kota dalam kondisi baik pada 2020 mencapai 59 persen. Realisasi panjang jalan kota dalam kondisi baik sampai dengan bulan Agustus 2020 adalah 57,33 persen.

Total panjang jalan di Kota Palangka Raya adalah 911,83 Km. Dari total ini ada panjang jalan kondisi baik sepanjang 522,752 Km atau 57,33 persen persen dan jalan kondisi tidak baik sepanjang 389,078 Km atau 42,67 persen.

Total panjang drainase di Kota Palangka Raya adalah 1.823,66 Km. Dari total ini ada panjang drainase dalam kondisi baik sepanjang 1.000,28 Km atau 54,85 persen dan drainase dalam kondisi baik sepanjang 823,38 Km atau 45,15 persen.

Total luas irigasi di Kota Palangka Raya adalah 2.636,50 Ha, luas irigasi dalam kondisi mantap/baik yaitu 2.004 Ha atau 76,01 persen dan luas irigasi dalam kondisi tidak mantap/tidak baik yaitu 632,5 Ha atau 23,99 persen.

Sementara itu Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Palangka Raya terus membenahi infrastruktur dan pembangunan.

Dalam kepemimpinan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, fasilitas kota, dan pariwisata menjadi keseriusan titik fokus pemerintah guna menunjang perekonomian kota sehingga visi dan misi terwujud.

Banyak yang terus dilakukan, baik menyejahterakan warga, memberikan pelayanan terbaik, peningkatan infrastruktur dan peningkatan pendidikan, kesehatan, pariwisata hingga ekonomi.

Dalam kurun waktu 2 tahun lalu hal ini sudah bergerak dan dirasakan sebagai contoh perbaikan jalan, bangunan, jembatan hingga sarana dan prasarana pendukung. Sudah banyak yang terselesaikan dan terus akan diberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Hal ini tidak bisa terwujud tanpa dukungan semua lapisan masyarakat, maka itu dirinya terus berharap masyarakat mendukung, tak hanya berbagai program tapi juga langkah dan kebijakan strategis pemerintah kota.

Peningkatan ini yang telah dirasakan dan telah dilakukan pemerintahan Fairid-Umi dalam 2 tahun terakhir pada Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Palangka Raya adalah sebagai berikut:

1. Peningkatan jalan lingkungan, panjang 18.107 meter atau 59 ruas

2. Jalan kota, panjang 48.166.650 meter atau 28 ruas

3. Drainase lingkungan, panjang 1.511 meter atau 15 ruas

4. Drainase kota, panjang 83.683.000 meter atau 24 ruas

5. Irigasi 53,78 hektar atau 9 daerah irigasi rawa

6. Pengurangan kawasan kumuh 105,2 hektare menjadi 18,3 hektare di 8 kelurahan

Sanitasi di permukiman kumuh:

a. MCK mandi + cuci + kakus 36 unit kelurahan, hidran umum/kran umum 14 unit di 4 kelurahan, septictank komunal 59 unit di 3 kelurahan

- Peningkatan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) 933 unit di 5 kelurahan

- Penerangan jalan umum (PJU) 32.003,61 meter atau 568 titik

- Ruang terbuka hijau (RTH) 328.268,55 M2 atau 32.83 ha.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Bidang Penataan dan Penataan Lingkungan Hidup:

- Pelayanan Dokumen Lingkungan (AMDAL/DELH, UKL/UPL/DPLH, SPPL) capaian 750 dokumen lingkungan

- Ketaatan penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH, dan PUULH yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya dengan capaian 92,46 persen (tingkat ketaatan pelaku usaha) dari 53 kegiatan pelaku usaha

- Pelayanan pengaduan lingkungan dengan capaian 31 pengaduan lingkungan yang telah diselesaikan

B. Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbang Bahan Berbahaya dan Beracun:

- Dalam rangka pengurangan sampah ada beberapa indikator/pembentukan bank sampah dengan jumlah 40 unit disetiap kelurahan;

- Inovasi pendaurulangan sampah menjadi energi; - Untuk kesadaran pelaku usaha dalam mengelola limbah B3 mencapai 70 persen dengan izin yang sudah terbit sebanyak 60 TPS B3

- Sosialisasi intens yang terus menerus ke pelaku usaha

C. Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan:

- Meningkatnya kesadaran para pelaku usaha dalam pengelolaan air limbah dengan indikator semakin berkurangnya aduan ketidakpuasan masyarakat dan kesadaran membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan dengan capaian 25 persen.

D. Bidang Konservasi, Taman Hutan Rakyat dan Bina Lingkungan

- Pengelolaan Taman Hutan Rakyat seluas kurang lebih 1.760 hektar di Kelurahan Marang

- Pembentukan kelembagaan masyarakat hukum adat di Kelurahan Mungku Baru sebagai wujud kepedulian Walikota dalam memberikan akses kepada masyarakat

- Menyediakan ruang terbuka hijau sebagai komitmen wali kota dalam upaya mempertahankan keberadaan tutupan lahan di Palangka Raya dan kondisi saat ini masih dapat dipertahankan sebanyak 70 persen jauh di atas batas minimal 30 persen.

Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya

Dalam kurun waktu 2 tahun ini sudah bergerak dan dirasakan berupa penyelenggaraan Transportasi Umum Massal Gratis, Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan, Peningkatan Sarana Prasarana Perhubungan baik Transportasi Darat maupun Sungai. Sudah banyak yang terselesaikan dan terus akan diberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Hal ini tidak bisa terwujud tanpa dukungan semua lapisan masyarakat, maka dari itu terus berharap masyarakat mendukung, tak hanya berbagai program tapi juga langkah dan kebijakan strategis pemerintah kota.

Peningkatan ini yang telah dirasakan dan telah dilakukan Pemerintah dalam dua tahun terakhir pada Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya adalah sebagai berikut:

- Penyelenggaraan BUS RAPID TRANSIT di Kota Palangka Raya yakni Trayek Taman Pasuk Kameluh, Bundaran Burung, RSUD Kalampangan, Dermaga Wisata Kereng Bangkirai, dan Wisata Sei Gohong

- Pembangunan halte BRT di lokasi Dermaga Wisata Kereng Bangkirai dan Bundaran Burung - Pembangunan Dermaga Panjehang

- Pembangunan Dermaga Tumbang Rungan

- Pembangunan Dermaga Fery Penyeberangan Petuk Bukit

- Pengadaan dan Pemasangan Rambu Lalu Lintas di Jalan Sei Gohong, Jalan Karet, dan Jalan Jati

- Rehab Pelabuhan di Kelurahan Kanarakan, Rehab Dermaga Danau Tundai, penertiban parkir liar di Jalan Kinibalu dan Jalan Tambun Bungai. (HENDRI/B-6)

Berita Terbaru