Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Denpasar Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Polsek Sepang Mulai Sosialisasikan Maklumat Kapolri

  • Oleh Hendra
  • 25 September 2020 - 19:31 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Personel Polsek Sepang mulai mensosialisasikan maklumat Kapolri kepada masyarakat, Jumat 25 September 2020.

Adapun maklumat Kapolri yang disosialisasikan itu tentang Kepatuhan Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman melalui Kapolsek Ipda Risza Dedy Nafianto, mengatakan dengan adanya maklumat Kapolri ini diharapkan seluruh masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan di setiap pelaksanaan tahapan Pilkada.  

"Kami berharap  para pendukung dua kandidat yang bersaing nantinya tetap senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatannya saat mengikuti tahapan Pilkada," katanya. 

"Hal ini guna menekan dan mencegah terjadinya penyebaran klaster baru virus corona atau Covid-19 saat pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang," lanjutnya. 

Dalam maklumat ini ada 4 poin terkait pelaksanaan Pilkada, pertama dalam pelaksanaan pemilihan 2020 tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan Covid-19.

Kedua penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terkait pada setiap tahapan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Ketiga pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilihan.

Keempat, lanjutnya setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan, semua pihak yang terlibat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya.

"Ke 4 poin untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak, guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," tandasnya. (HENDRA/B-6)

Berita Terbaru