Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kuatan Singingi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dua Hari Lagi Distankepang akan Steril Kucing dan Anjing Peringati Hari Rabies Sedunia

  • Oleh Testi Priscilla
  • 26 September 2020 - 23:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua hari lagi, tepatnya pada Senin, 28 September 2020 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau Distankepang Kota Palangka Raya akan melaksanakan program steril atau castrasi kepada anjing atau kucing dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia.

"Ya dua hari lagi. Tepat pada Hari Rabies Sedunia tanggal 28 September, kami akan melakukan program steril atau kastrasi untuk anjing dan kucing jantan di Palangka Raya secara gratis," kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Distankepang Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono kepada Borneonews pada Sabtu, 26 September 2020.

Sebenarnya menurut drh Eko target untuk pelaksanaan tahun ini hanyalah 30 ekor.

"Ini kan tahun ketiga kita melakukan program ini. Tahun pertama kita targetkan 20 ekor, lalu meningkat di tahun kedua menjadi 25 ekor, tahun ini seharusnya 30 ekor. Tetapi karena animo masyarakat cukup tinggi, sampai sekarang sudah ada 35 ekor yang terdaftar," katanya lagi.

Menurut drh Eko, untuk saat ini pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan kucingnya sudah ditutup namun jika ada yang ingin mendaftar untuk steril atau castrasi hewan peliharaan anjing masih bisa diterima.

"Karena yang daftar ini kebanyakan kucing, jadi untuk kucing kita tutup dulu. Tapi kalau mau mendaftarkan anjingnya masih bisa kita terima," tutur drh Eko lagi.

Menurut drh Eko, kegiatan steril gratis ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 28 September 2020, tepat pada hari rabies sedunia.

Pelaksanaannya sejak pukul 08.00 WIB sampai selesai di Halaman Kantor DKPP Kota Palangka Raya, Jalan G Obos XI.

"Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program ini bisa mendaftar ke kantor dengan membawa fotokopi KTP. Semuanya dalam program ini tidak dipungut biaya sama sekali, gratis," tegas dokter hewan ini.

Program steril atau kastrasi gratis ini menurut drh Eko sepenuhnya didanai melalui APBD Kota Palangka Raya dan didukung oleh Persatuan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI.

Berita Terbaru