Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Klaten Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Geliat Kicau Mania Barito Timur saat Pandemi Covid-19

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 27 September 2020 - 23:40 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Penggemar burung berkicau atau biasa disebut kicau mania di Barito Timur pelan-pelan mulai beradaptasi dengan pandemi covid-19, serta mengikuti berbagai ajang perlombaan.

Widid Setiawan, salah satu penggemar burung berkicau dari Barito Timur yang sering menjuarai perlombaan di berbagai daerah mengungkapkan, idealnya para penggemar sudah dapat beraktivitas kembali asal menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Widid mengungkapkan, beberapa daerah sudah kembali menghidupkan lomba burung berkicau untuk mendukung pergerakan roda ekonomi di daerah tersebut.

Dia mencontohkan, di daerah yang menggelar lomba burung akan mendapatkan kunjungan banyak penggemar burung dari daerah lain yang menjadi peserta lomba.

"Dengan adanya kegiatan itu pasti akan memberi dampak ekonomi di sekitar tempat kegiatan," katanya saat mengikuti lomba burung berkicau di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Minggu 27 September 2020.

Pengusaha muda ini menambahkan, burung-burung yang meraih juara dalam perlombaan akan memiliki harga jual yang semakin tinggi.

"Jadi kalau lomba burung berkicau menggeliat lagi, dampaknya ekonomi banyak," imbuhnya.

Jika di Barito Timur lomba burung berkicau kembali diadakan, maka penangkar burung, penjual burung tangkapan alam maupun penjual pakan juga pasti ramai kembali usahanya.

Sementara itu, dia mengaku senang karena burung peliharaannya yang diturunkan dalam perlombaan di Amuntai meraih juara.

"Lovebird Firal tadi meraih dua kali juara 1 di kelas lost point, Lovebird Upu Manuwu dua kali meraih juara 2, Murai Kamandanu meraih juara 3 dan 4 serta Lovebird Maunan di kelas kelipatan 1.000 point meraih juara 3 dan 4," jelas Widid.

Dia juga berbangga atas pencapaian bersama peserta lainnya dari Barito Timur yang turut mengharumkan nama Kota Tamiang Layang.

"Hari ini Tamiang Layang Bird Club jadi juara dengan poin 1.800," ungkap pengusaha muda ini.

Dia berharap ke depannya, event yang sama dapat digelar di Tamiang Layang, sehingga bisa berdampak menggerakkan perekonomian daerah di masa adaptasi kebiasaan baru.

"Semoga mendapat dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah daerah, agar event seperti ini dapat digelar juga di Tamiang Layang," pinta Widid. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru