Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kaimana Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pagi Ini Distankepang akan Steril Kucing dan Anjing Peringati Hari Rabies Sedunia

  • Oleh Testi Priscilla
  • 28 September 2020 - 08:41 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pagi ini, Senin, 28 September 2020, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau Distankepang Kota Palangka Raya akan melaksanakan program steril atau castrasi kepada anjing atau kucing dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia.

"Tepat pada Hari Rabies Sedunia hari ini kami akan melakukan program steril atau kastrasi untuk anjing dan kucing jantan di Palangka Raya secara gratis," kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Distankepang Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono kepada Borneonews.

Menurut drh Eko, di tahun ketiga pelaksanaan program steril gratis ini pihaknya hanya menargetkan 30 ekor total untuk anjing dan kucing lokal.

"Ini kan tahun ketiga kita melakukan program ini. Tahun pertama kita targetkan 20 ekor, lalu meningkat di tahun kedua menjadi 25 ekor, tahun ini seharusnya 30 ekor. Tetapi karena animo masyarakat cukup tinggi, sampai sekarang sudah ada 35 ekor yang terdaftar," katanya lagi.

Saat ini pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan kucingnya sudah ditutup namun jika ada yang ingin mendaftar untuk steril atau castrasi hewan peliharaan anjing masih bisa diterima.

"Karena yang daftar ini kebanyakan kucing, jadi untuk kucing kita tutup dulu. Tapi kalau mau mendaftarkan anjingnya masih bisa kita terima," tuturnya.

Kegiatan steril gratis ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 28 September 2020, tepat pada hari rabies sedunia. Pelaksanaannya sejak pukul 08.00 WIB sampai selesai di Halaman Kantor DKPP Kota Palangka Raya, Jalan G Obos XI.

"Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program ini bisa mendaftar ke kantor dengan membawa fotokopi KTP. Semuanya dalam program ini tidak dipungut biaya sama sekali, gratis," tegas dokter hewan ini.

Program steril atau kastrasi gratis ini menurut drh Eko sepenuhnya didanai melalui APBD Kota Palangka Raya dan didukung oleh Persatuan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, program ini tidak dipungut biaya apapun. Silakan datang mendaftar dulu karena kuota kita terbatas," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)

Berita Terbaru