Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Simalungun Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Menaker Klaim Subsidi Upah Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga hingga 0,7 Persen

  • Oleh Teras.id
  • 02 Oktober 2020 - 02:00 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap bantuan subsidi upah dapat dimanfaatkan oleh pada pekerja yang menerima untuk berbelanja memenuhi kebutuhan rumah tangga. Termasuk, untuk berbelanja produk-produk dari pelaku usaha mikro, kecil, menengah di Tanah Air.

Selain bisa meringankan beban para pekerja, Ida memperkirakan penyaluran bantuan sebesar total Rp 2,4 juta untuk empat bulan tersebut bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada kuartal sebelumnya jeblok di angka -5,3 persen.

"Secara makro estimasi kami, subsidi upah bisa mendorong konsumsi rumah tangga sekitar 0,4-0,7 persen. Harapannya ini bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar dia dalam konferensi video, Kamis, 1 Oktober 2020.

Berdasarkan data Kemenaker, pada tahap atau gelombang I, realisasinya baru 99,38 persen dari 2,5 juta calon penerima, gelombang II 99,38 persen dari 3 juta calon penerima , gelombang III 99,32 persen dari 3,48 juta calon penerima, dan tahap IV baru 69,18 persen dari 2,65 juta calon penerima.

Dengan demikian, sejak batch pertama hingga batch keempat, total penerima bantuan tersebut adalah 11,65 juta dengan realisasi 92,48 persen.

Sementara itu, untuk gelombang V atau yang terakhir pada termin pertama, Kemenaker telah menerima data 618.588 nomor rekening pada 29-30 September kemarin. Namun, hingga kini belum ada penyaluran untuk tahap tersebut.

"Yang ke 5, datanya baru diterima kemarin dan kami butuh waktu untuk check list 4 hari kerja. Kalau dihitung dari sekarang, maka hari selasa hari terakhir checklist setelah itu selesai akan kami sampaikan ke kas negara, kas negara ke bank penyalur, baru ke rekening penerima," ujar Ida.

Hingga gelombang terakhir, Ida Fauziyah memperkirakan kementeriannya hanya dapat menyalurkan bantuan subsidi gaji kepada 12,4 juta pekerja dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta.

Angka tersebut sesuai dengan data yang telah divalidasi dan diserahkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Mulanya, pemerintah menargetkan bantuan total Rp 2,4 juta untuk empat bulan tersebut akan diserahkan kepada 15,7 juta pegawai.

TERAS.ID

Berita Terbaru