Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nunukan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Residivis Sabu Dituntut 8 Tahun Penjara

  • Oleh Naco
  • 21 Oktober 2020 - 15:55 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Daniel Saputra alias Daniel yang diduga anak buah seorang bandar sabu berinisial In (DPO) dituntut dengan pidana penjara selama 8 tahun penjara.

"Terdakwa juga didenda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara," kata Jaksa Didiek Prasetyo Utomo, Rabu 21 Oktober 2020.

Jaksa menilai terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas perbuatannya sebagaimana dakwaan pertama yakni melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Residivis kasus sabu itu berurusan setelah diamankan pada Minggu, 12 Juli 2020 sekitar pukul 19.15 WIB di pinggir Jalan Tjilik Riwut Km 34 RT 12 Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim.

Darinya, diamankan sekantong sabu yang mana fakta sidang terungkap kalau sabu yang diamankan itu merupakan pesanan Prima. Sebelumnya, dia dihubungi dan dipesan sabu tersebut.

Setekah ada pesanan, sabu itu dibeli dengan In di kompleks Pasar Keramat sebanyak 1 kantong seharga Rp6.000.000.

Sabu tersebut belum dibayar. Jika laku terjual, baru akan dilunasi. Sabu rencananya dijual dengan harga sebesar Rp7.000.000. Selain sabu, turut diamankan barang bukti yang digunakan oleh terdakwa yakni sepeda motor Yamaha Mio J dengan nomor polisi KH 5759 LM warna hitam.

Dalam tuntutan Jaksa tersebut, barang bukti sabu dirampas untuk dimusnahkan, sementara sepeda motor dirampas untuk negara.(NACO/B-7)

Berita Terbaru