Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Bitung Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Wali Kota Palangka Raya Minta Dinas Perkim dan Rekanan Awasi Kawasan Masjid Kubah Kecubung

  • Oleh Hendri
  • 22 Oktober 2020 - 12:45 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta jajaran Dinas Perkim maupun rekanan yang mengerjakan pembangunan masjid Kubah Kecubung agar meningkatkan pengawasan pada kawasan tersebut.

Pengawasan itu penting dilakukan agar tragedi seperti meninggalnya seoarang anak karena jatuh dari lantai atas masjid itu tidak terjadi lagi.

"Saya berduka cita karena kejadian itu, saya minta Perkim maupun rekanan agar perketat pengawasannya. Orang yang tidak berkepentingan harus dilarang masuk," kata Fairid, Kamis 22 Oktober 2020.

Fairid mengaku pembangunan masjid itu terus dimaksimalkan agar segera tuntas dan dapat digunakan masyatakat. Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk membantu pembangunan pagar dan halaman masjid.

"Komitmen saya masjid itu kalau bisa tahun depan sudah selesai, tapi yang jelas sampai akhir masa jabatan saya itu sudah bisa digunakan masyarakat," ujarnya.


Menurut estimasi awal anggaran saat pencanangan tiang pertama tahun 2011 membutuhkan biaya sekitar Rp 160 miliar.

Pembangunan masjid itu semula diperkirakan selesai tahun 2019 atau paling lambat 2020. Namun penyelesaiannya lebih lambat dari perkiraan awal karena masalah ketersediaan dana.

Masjid itu dibangun di lahan seluas 3,6 hektare di Jalan RTA Milono KM 4,5. Luas bangunan masjid yang terletak di dekat Bundaran Burung itu 12.577 meter persegi.

Masjid itu antara lain terdiri atas bangunan utama seluas 2.793 meter persegi dan selasar seluas 2.830 meter persegi.

Bangunan masjid yang digadang-gadang sebagai masjid termegah di Kalteng itu dirancang bisa menampung 4.500 orang di dalam dan 3.800 orang di luar. (HENDRI/B-5)

Berita Terbaru