Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Bukittinggi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Implementasi Biodiesel oleh Pemerintah Indonesia Sudah Capai B30, Industri Kelapa Sawit Makin Berjaya

  • Oleh Testi Priscilla
  • 25 Oktober 2020 - 23:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia atau Aprobi, Paulus Tjakrawan mengatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam bauran energi, program biodiesel dan komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca kian diseriusi.

Buktinya, Indonesia telah meningkatkan penggunaan Energi Terbarukan pada bauran Energi Indonesia dari 6% di tahun 2013 sampai 23% pada tahun 2025, dan 31% di tahun 2050 mendatang. Saat ini, di tahun 2020, dalam rangka meningkatkan konsumsi minyak kelapa sawit domestik, implementasi biodiesel oleh pemerintah Indonesia sudah mencapai tahap B30.

Paulus menjelaskan bahwa B30 adalah istilah yang mengacu pada campuran bahan bakar dengan kandungan 30 persen minyak nabati dan 70 persen minyak bumi. Angka 30 pada "B20" menunjukkan jumlah minyak nabati yang terkandung dalam campuran biodiesel tersebut.

Hal ini dijelaskannya dalam kegiatan Fellowship Journalist Batch II yang dilaksanakan secara virtual atas kerjasama Jurnalisme Profesional Untuk Bangsa atau JProf dan BPDP-KS di bawah Kementerian Keuangan pada Rabu-Kamis, 21-22 Oktober 2020.

"Penyediaan energi yang bersih dan terjangkau telah menjadi komitmen dan salah satu tujuan dalam tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals/SDGs di Indonesia," tuturnya.

Karena itu, tidak heran jika Indonesia berkomitmen menyediakan energi bersih dan terjangkau sebagai bagian dari amanat Kebijakan Energi Nasional, yakni komitmen mengurangi konsumsi minyak dan memperluas penggunaan energi terbarukan.

"Indonesia, Nationally Determined Contributions pada Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNFCCC berkomitmen meningkatkan energi baru dan terbarukan atau New Renewable Energy dari 26 persen di tahun 2020 ini menjadi 29 persen di tahun 2030 mendatang," terangnya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-7)

Berita Terbaru