Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Hulu Sungai Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

RDPU di DPRD Barito Timur Berlangsung dari Pagi hingga Malam, ini yang Dibahas

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 26 Oktober 2020 - 20:55 WIB

BORNEONEWS, Tamiang - DPRD Barito Timur menggelar rapat dengar pendapat umum atau RDPU dengan dua kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasinya, Senin, 26 Oktober 2020. RDPU yang berlangsung dari pukul 10.00 - 18.00 WIB tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Nur Sulistio, didampingi Wakil Ketua I DPRD Ariantho S Muler.

Turut diundang dalam dalam rapat tersebut, Pj Sekda Barito Timur serta 16 kepala SKPD beserta staf.

Nur Sulistio mengatakan, DPRD kembali merespon surat yang disampaikan oleh perwakilan kelompok masyarakat yang menamakan diri Suara Masyarakat Bartim atau SMB dan perwakilan aksi unjuk rasa damai yang dikoordinasi oleh Jumudi.

"Ini sudah tahapan ke 5 semenjak mereka menyampaikan surat dan melaksanakan unjuk rasa ke DPRD," ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam rapat itu, DPRD memberikan ruang dan waktu bagi perwakilan masyarakat untuk menyampaikan saran, pendapat, kritikan dan masukan.

"Kami juga berikan waktu kepada pihak eksekutif yakni pemerintah daerah untuk memberikan tanggapan, serta mendengarkan segala keluhan dan kritikan masyarakat," jelasnya.

Nur Sulistio mengungkapkan, dalam RDPU tersebut banyak sekali permasalahan yang dipertanyakan dua perwakilan kelompok masyarakat tersebut.

"Kita tidak punya cukup waktu pada hari ini untuk membahas semua itu, bahkan ada lebih setengah pertanyaan yang belum terjawab," jelasnya.

Menurutnya, berbagai hal yang dipertanyakan oleh kedua kelompok masyarakat tersebut terkait penyelenggaraan pemerintah daerah dimaknai sebagai penguatan terhadap tugas dan fungsi DPRD serta pemerintah daerah demi roda pemerintahan.

"Tidak masalah mereka menyampaikan keluhan, kritik, dan saran. Itulah kebijakan yang harus kita arahkan untuk memberikan respon apa yang disampaikan," lanjutnya.

Nur Sulistio menambahkan, dalam rapat yang digelar hari ini, pihaknya sudah mengundang bupati, namun hanya diwakili Pj Sekda bersama beberapa SKPD kurang lebih 16 SKPD yang hadir beserta stafnya.

"Kami berharap kepada semua pihak agar selalu bersinergi dan berkoordinasi baik masyarakat dan seluruh penyelenggara pemerintahan, Karena ini bukan suatu masalah yang tidak bisa diselesaikan," katanya.

Dia juga mengajak pemerintah daerah agar membuka diri menerima kritik dan saran dari masyarakat, karena pembangunan yang baik adalah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan daerah.

"Mari semua unsur agar berkomitmen untuk pembenahan sebagai acuan, gambaran dan pertimbangan dalam melaksanakan roda pemerintahan," ajak Nur Sulistio.

Dia meminta semua pihak tetap berbesar hati menerima saran dan pendapat dan kritik, serta memaknai itu sebagai bentuk kepedulian dari warga masyarakat.

"Jika masyarakat acuh dan hanya berbicara di belakang, pemerintah tidak tahu. Lalu, bagaimana kita mengukur program dan kebijakan yang telah menyentuh kehidupan masyarakat," pungkasnya. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru