Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sragen Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PM Muhyiddin Didesak Mundur Setelah Raja Tolak Usulan Status Darurat

  • Oleh ANTARA
  • 27 Oktober 2020 - 10:51 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia didesak mundur oleh sejumlah kelompok masyarakat setelah Raja Al Sultan Abdullah menolak penetapan status darurat yang diusulkan oleh pemerintah demi mengendalikan pandemi COVID-19.

PM Muhyiddin mengusulkan agar status darurat diberlakukan di Malaysia setelah adanya lonjakan kasus positif baru. Namun kalangan oposisi beranggapan permintaan itu merupakan cara pemerintah membekukan parlemen dan menghindari upaya pihak lain yang ingin membuktikan seberapa kuat dukungan legislatif terhadap PM Muhyiddin.

Penolakan Raja Abdullah, bagi sejumlah pihak, semakin mengikis kekuasaan Muhyiddin, apalagi satu bulan sebelumnya, pemimpin kelompok oposisi, Anwar Ibrahim mengatakan ia telah didukung oleh mayoritas anggota parlemen, termasuk para pembelot dari koalisi partai penguasa.

Dukungan dari suara mayoritas memungkinkan Anwar menjabat sebagai perdana menteri dan membentuk pemerintahan baru. Raja Abdullah, yang menolak permintaan Muhyiddin pada Minggu (25/10/2020) juga meminta para politisi untuk mengakhiri kegiatan yang membuat pemerintahan tak stabil.

Menurut raja, pemerintah telah cukup baik menanggulangi pandemi. Raja juga menekankan rancangan anggaran belanja dan pendapatan negara untuk tahun anggaran 2021 harus segera disahkan oleh parlemen sebelum 6 November 2020.

Sejumlah ketua partai di koalisi pendukung Muhyiddin bersama kalangan oposisi mengkritik penetapan status darurat yang diusulkan perdana menteri. Kelompok itu mendesak Muhyiddin mundur dari jabatannya setelah permintaannya ditolak oleh raja.

"Untungnya, Yang Mulia Raja tidak terpengaruh oleh permainan politik yang dapat menyeret negara ini ke masa yang kritis," kata politisi senior partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Ahmad Puad Zarkashi, lewat unggahannya di media sosial Facebook.

UMNO merupakan salah satu partai utama yang bergabung dalam koalisi pendukung pemerintah. "Kesejahteraan rakyat lebih penting. Muhyiddin seharusnya mundur," kata Ahmad Puan.

Seorang anggota parlemen dari kelompok oposisi, Wong Chen, mengatakan usulan "jahat" Muhyiddin telah ditolak dengan benar oleh raja. PM Muhyiddin harus mundur atau setidaknya memecat menteri yang mengusulkan penetapan status darurat, kata Chen.

Malaysia jatuh dalam krisis politik setelah Mahathir Mohamad tiba-tiba mundur dari kursi perdana menteri setelah koalisi partai pendukungnya bubar.

Berita Terbaru