Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rokan Hilir Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Lahan Kuburan Digarap untuk Aktivitas Galian C, Saat Disidak Pekerjanya Kabur

  • Oleh Naco
  • 03 November 2020 - 14:51 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Lahan kuburan milik Pemkab Kotawaringin Timur yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Km 16 menjadi sasaran sidak DPRD Kotawaringin Timur, Selasa 3 November 2020.

Sidak itu dilakukan setelah mereka mendapatkan laporan dari warga bahwa ada pengerjaaan galian C yang diduga ilegal.

Pengerjaan galian C ini terletak di lahan yang merupakan areal pemakaman Pemkab Kotim. Akan tetapi saat legislator itu ke lokasi pengusaha dan pekerjaannya kabur.

"Kami mendapatkan laporan dari warga setempat, ada yang menggali lahan makan pemkab di Jalan Jenderal Sudirman Km 16 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB.Ketapang. Jadi hari ini dilakukan sidak langsung ke lokasi," kata Anggota Komisi I DPRD Kotim, SP Lumban Gaol.

Lanjutnya, walaupun informasi sidak itu diduga bocor namun pihaknya menemukan excavator disembunyikan di dalam hutan.

Saat memasuki wilayah makam tersebut anggota dewan ini sudah dihadang warga dengan jalan diportal. Terlihat warga tersebut menjaga portal, namun anggota dewan tetap diperbolehkan masuk.

"Tapi anehnya saat kita pulang penjaga itu sudah tidak ada lagi, portal juga ditutup," ucapnya. Dia menduga penjaga galian C yang diduga ilegal itulah yang melaporkan ke rekan-rekannya di dalam agar kabur karena ada anggota dewan yang masuk.

Sesampainya di lokasi galian, nampak tidak ada pengerjaan galian. Padahal sesaat sebelum masuk masih terdengar suara excavator yang bekerja dan ada satu truk keluar membawa pasir.

Menurut Gaol kedatangan mereka hanya ingin menanyakan galian C itu milik siapa. Namun semua langsung kabur, bahkan excavator disembunyikan di dalam hutan. 

"Saat kita sampai excavator tidak terlihat, namun ada jejaknya masuk ke dalam hutan. Jejak itu masih baru, karena banyak pohon-pohon yang roboh terlindas olehnya," ucapnya. 

Sehingga berbekal jejak itu mereka beserta RT setempat,  Anang Arifin dan warga setempat Aldianur yang melaporkan mengikutinya, ternyata ada satu excavator yang disembunyikan

Bahkan mesin excavator ini masih panas, sehingga menguatkan bukti bahwa baru saja ada pengerjaan galian C. (NACO/B-6)

Berita Terbaru