Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bima Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Kobar Diminta Fasilitasi Warga Desa Babual Baboti Tuntut Hak Plasma dari PT Usaha Agro Indonesia

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 03 November 2020 - 19:11 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Ketua II DPRD Kobar, Bambang Suherman menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus hadir untuk memfasilitasi dan segera membantu menyelesaikan tuntutan hak warga Desa Babual Baboti, Kecamatan Kotawaringin Lama terhadap PT Usaha Agro Indonesia.

Bambang mengatakan pada 2 November 2020 telah terjadi demo besar - besaran oleh warga Desa Babual Baboti. Mereka mengklaim areal lahan plasma tahap II yang dijanjikan PT Usaha Agro Indonesia.

"Kami sampaikan agar kepada pihak pemerintah, khususnya dinas terkait segera memfasilitasi atau mengawal dan segera menyelesaikan hal - hal yang berkaitan dengan status hak punya warga tersebut. Guna mengantisipasi terjadinya hal - hal yang tidak diinginkan seperti di  daerah lain," ujarnya, Selasa 3 November 2020.

Disampaikan, klaim kebun sawit plasma yang pada intinya kebun plasma tahap II seluas 512 hektare, tahun tanam 2008 sampai sekarang belum dibagikan kepada masyarakat, baik itu secara fisik maupun hasilnya.

Atas hal itulah membuat masyarakat semakin tidak sabar dan membuat emosional terhadap perusahaan, karena beberapa kali melayangkan surat tidak ada jawaban yang pasti.

"Pemerintah harus segeda mengambil sikap untuk menghindari atau penyusupan dari luar, sehingga Kobar menjadi gaduh atau tidak kondusif," ungkapnya.

Pihak management PT Usaha Agro Indonesia wilayah Kobar, Amry Zaky mengatakan pada prinsipnya perusahaan tetap memberikan hak kebun plasma kepada masyarakat, namun tetap melalui berapa proses yang harus dilakukan baik dari pihak perusahaan maupun pihak koperasi sebagai mitra kerja.

"Lahan masih dalam proses tukar menukar kawasan, kalau semua sudah final, definitif dan SK Penetapan TMKH sudah diterima perusahaan, keputusan lahan plasma minimal 20 persen bisa langsung dilakukan tahap-tahapan berikutnya," ucapnya melalui pesan singkat saat dihubungi Borneonews. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru