Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bintan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

HM Ruslan AS: Hasil Survei Hoaks Harus Segera Diklarifikasi Kalau Tidak, Ada Konsekuensinya

  • Oleh Naco
  • 04 November 2020 - 19:55 WIB

BORNEONEWS, Sampit - H Ruslan AS meminta agar hasil survei yang dirilis oleh pasangan calon lain yang diduga tidak benar alias hoaks agar segera diklarifikasi.

"Kami minta agar hasil survei itu dicabut dan diklarifikasi, karena telah beredar," kata Ketua DPD Golkar Kalteng itu, Rabu, 4 November 2020 saat kampanye untuk pasangan gubernur dan calon gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan Edy Pratowo.

Menurutnya, apabila hasil yang tidak benar yang menyebutkan hasil survei salah satu lembaga survei itu tidak dicabut maka siap untuk menerima konsekuensi.

Di sisi lain ia meminta agar pasangan Sugianto-Edy di Kotim bisa menang. "Saya ingin Kotim menang, dulu kita menang 61 persen, dan hasil survei kita hari ini sebesar 67 persen dan saya optimistis kita bisa raih kemenangan 75 persen. Tim kita di sini harus siap berjuang," tegasnya.

Menurut dia, selama menjabat jadi gubernur Kalteng Sugianto yang didampingi sebelumnya Habib Said Ismail tidak pernah pilih kasih dalam hal pembangunan, hampir seluruh wilayah bahkan seperti yang dicontohkan nya di Kabupaten Barito Selatan pembangunan jembatan dilakukannya yang dulunya daerah tersebut terjadi banjir.

"Termasuk selama dengan Habib Said Ismail, Sugianto mengucurkan dana sebesar Rp 365 miliar untuk pembangunan rumah ibadah seluruh agama," tandasnya.

Maka dari itu ia meminta kepada tim yang ada di Kotim agar jangan lengah memanfaatkan semaksimal mungkin sisa waktu yang ada sehingga masyarakat secara militan dan yakin memilih pasangan Sugianto-Edy.(NACO/B-5)

Berita Terbaru