Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bengkulu Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PDAM Tirta Barito Bakal Tambah Kapasitas Pengelolaan Air Bersih

  • Oleh Uriutu
  • 05 November 2020 - 20:20 WIB

BORNEONEWS, Buntok -  PDAM Tirta Barito Buntok, Barito Selatan, akan menambah kapasitas pengelolaan air bersih pada tahun 2021 mendatang.

"Pada tahun 2021 mendatang kita menambah kapasitas pengelolaan air bersih atau water treatment plan (WTP) sebesar 50 liter per detik," kata Direktur PDAM Tirta Barito, Rona Cipta, Kamis, 5 November 2020.

Ia mengatakan, untuk penambahan kapasitas tersebut pihaknkya dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Ia mengatakan, dengan adanya penambahan nanti maka kapasitas pengelolaan air bersih khususnya didalam kota Buntok akan bertambah dari 85 liter per detik menjadi 135 liter per detik.

"Dengan bertambahnya kapasitas itu akan mampu secara lebih maksimal lagi dalam melayani keperluan air bersih bagi pelanggan yang ada didalam kota Buntok dan sekitarnya," ucapnya.

Menurutnya, selain itu juga  pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Apabila ada keluhan pelanggan terkait pelayanan penyaluran air bersih, silahkan menghubungi nomor telepon yang tertera pada akun facebook PDAM Tirta Barito atau bisa juga langsung menyampaikan keluhannya ke kantor PDAM.

"Kalau pelanggan mengalami kendala maupun ada kebocoran jaringan silahkan menghubungi beberapa nomor yang tertera di akun resmi PDAM Tirta Barito atau bisa juga langsung datang ke kantor PDAM supaya kita bisa mengetahui kendala dan segera menanggulanginya," beber dia.

Ia menambahkan, terkait tidak ada pelayanan penyaluran air bersih pada hari ini, Kamis, 5 November 2020 karena adanya pemadaman listrik PLN dari pukul 09.00-17.00 WIB.

"Kita juga sudah membuat pengumuman terkait tidak ada pelayanan penyaluran air bersih pada hari ini, karena adanya pemadaman listrik dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, dan setelah itu pelayanan penyaluran air bersih akan berjalan normal kembali," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-5)

Berita Terbaru