Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Majelis Hakim Tidak Kurangi Hukuman Pengguna Sabu ini

  • Oleh Naco
  • 13 November 2020 - 14:21 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai oleh Darminto Hutasoit tampaknya ogah mengurangi hukuman terhadap terdakwa sabu Aprilia Tonika alias Apri.

Majelis lebih sependapat dengan penuntut umum baik itu atas pembuktian pasal perbuatannya maupun lamanya hukuman, di mana jaksa menuntut selama 2 tahun dan 6 bulan penjara dan majelis hakim juga demikian.

"Kami juga menilai saudara hanyalah seorang pengguna, lamanya hukuman kami sependapat dengan penuntut umum," kata hakim Darminto Hutasoit itu.

Jumat, 13 November 2020 terungkap kalau terdakwa dijerat Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan kedua jaksa.

Apro terbukti bersalah setelah diamankan pada Kamis, 13 Agustus 2020 sekitar pukul 00.05 WIB di Jalan Poros Afdeling VI PT KIU Desa Sentilik, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Terdakwa diamankan sewaktu anggota Polsek Mentaya Hulu mendapatkan informasi jika terdakwa ada memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu yang didapat di Puntun, Palangka Raya.

Saat dilakukan penggeledahan badan terdakwa sempat membuang sebuah plastik klip yang berisi sabu, 1 buah pipet kaca dan 2 buah sedotan warna putih yang dibungkus dengan menggunakan tissue. 

Ketika diciduk terdakwa baru saja menghisap barang haram tersebut saat mobil yang ditumpanginya sedang mengantre karena jalan yang macet. 

Atas vonis itu jaksa maupun terdakwa masih pikir-pikir. "Kami minta waktu yang mulia untuk berpikir sebelum menyatakan sikap," ucap Agung Adisetiyono. (NACO/B-6)

Berita Terbaru