Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tojo Una-Una Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

6 Siswa MAN Kapuas Ikuti Kompetisi Sains Madrasah Online

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 14 November 2020 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Enam peserta didik Madrasah Aliyah Negeru (MAN) Kapuas mengikuti Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) Nasional 2020 yang diselenggarakan oleh Direktorat
Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Keenam pelajar tersebut bersaing dengan ribuan pelajar tingkat Madrasah Aliyah seluruh Indonesia, mereka menjawab soal-soal dari enam bidang
sains yang terintegrasi dengan konteks nilai-nilai Islam.

Mereka ikuti masing-masing bidang, mulai dari bidang Matematika diikuti peserta didik atas nama Pranaja Rulif, bidang Kimia Raidatul Sadiah, bidang Fisika Ahmad Fakhruddin Arrazy, bidang Biologi Janu Paras Adika, bidang Geografi Nazwa Nor Azizah, dan bidang Ekonomi Khairunisa.

“Kami telah mempersiapkan enam pelajar pilihan yang akan mengikuti KSMO 2020, mereka mendapat  bimbingan dari guru pembimbing, baik secara daring maupun tatap muka," kata Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi, Sabtu 14 November 2020.

Ia menuturkan pelaksanaan KSM tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya karena wabah pandemi maka dilaksanakan secara online, perangkat dan jaringan pun telah pihaknya sediakan.

"Alhamdulillah pelaksanaan KSMO berjalan lancar hingga akhir, tinggal menunggu hasilnya," tuturnya.

Sementara itu, Ahmad Fakhruddin Arrazy salah satu peserta KSMO mengatakan, dia danteman-temanya sangat senang bias berlaga di KSMO tingkat Nasional tahun 2020 ini.

“Kami sangat senang bisa berlaga dieven nasional bergengsi 
tahun ini, walau ada sedikit gugup
karena bersaing dengan ribuan pelajar Madrasah Aliyah se Indonesia, tapi kami merasa tertantang untuk bisa mendapatkan nilai tertinggi," kata Fakhruddin.

Terlebih, lanjut dia soal yang diberikan terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, tentu jadi pengalaman berharga 
sekaligus memotivasi kami untuk lebih giat lagi dalam belajar, baik itu di bidang sains maupun di bidang agama. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)

Berita Terbaru