Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Kalimantan Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Cina Hentikan Impor Makanan Beku dari 109 Negara

  • Oleh ANTARA
  • 15 November 2020 - 09:31 WIB

BORNEONEWS, Beijing - Kementerian Kepabeanan Cina (GAC) mengontak 109 negara pemasok makanan beku untuk menyampaikan penangguhan impor dari negara-negara tersebut setelah ditemukan produk yang terkontaminasi COVID-19.

GAC mengatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap produk impor, demikian CCTV, media penyiaran resmi Cina, Sabtu 14 November 2020.

Penangguhan ini dilakukan setelah ditemukan kandungan COVID-19 pada produk makanan beku impor di 5 tempat berbeda pada Jumat (13/11) dan Sabtu (14/11).

Ke 5 tempat itu adalah Wuhan (Provinsi Hubei), Jinan dan Liangshan (Provinsi Shandong), Quanzhou (Provinsi Fujian), dan Lanzhou (Provinsi Gansu). Namun GAC tidak menyebutkan nama-nama 109 negara yang masuk daftar penangguhan impor.

Meski demikian pada Jumat (13/11), GAC telah mengumumkan penangguhan impor ikan sotong dari perusahaan asal India setelah ditemukan kandungan COVID-19 pada tiga paket ikan beku tersebut.

Sejak Juni, lebih dari 10 provinsi di China, termasuk Beijing, Liaoning, Anhui, Fujian, Jiangxi, Shandong, Guangdong, Shaanxi, dan Jiangsu, telah mendapati COVID-19 pada beberapa sampel makanan impor.

Untuk menghindari penularan COVID-19 dari makanan impor, Dewan Pemerintahan China (Dewan Kabinet), Senin (9/11) telah menginstruksikan penggunaan disinfektan pada seluruh makanan beku sebelum dilempar ke pasaran.

Semua kelengkapan di gudang produk impor juga wajib disterilisasi, termasuk tempat penyimpanan dan kendaraan pengangkut.

Kepala Bidang Virologi Pusat Pengendalian dan Penyakit Menular China (CCDC) Wu Zunyou mengingatkan perlunya pengujian produk impor pada sistem pengangkutan barang pada musim dingin untuk mendeteksi kandungan COVID-19.

ANTARA

Berita Terbaru