Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Manokwari Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pengguna Ini Bantah Beli Sabu dari Uang BLT

  • Oleh Naco
  • 19 November 2020 - 13:55 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Terdakwa kasus sabu, Edy alias Apuy, menurut saksi Ahmad Sarwani, Sekretaris Desa Bajarau menyebutkan kalau terdakwa masuk kategori warga miskin dan dapat bantuan langsung tunai (BLT).

"Terdakwa dapat bantuan dari kami BLT, karena dia masuk kategori warga miskin," ucap saksi pada sidang, Kamis, 19 November 2020.

Namun demikian, terdakwa kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit membantah sabu itu dibeli menggunakan uang dari BLT itu. Dia menyebut, sabu dibeli menggunakan uang hasil pekerjaannya. 

"Uang BLT itu tidak saya gunakan untuk beli sabu itu, saya beli dengan uang lain," ucap terdakwa.

Terdakwa mengaku diamankan pada Rabu, 9 Agustus 2020 pukul 18.30 WIB di Desa Bajarau, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti sepaket sabu, 3 plastik klip, 3 buah sendok yang terbuat dari potongan sedotan, ponsel, dan bong sabu.

Terdakwa membeli sabu dengan Bobi di Kilometer 75 Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim. Hubungannya dengan Bobi itu diakuinya sudah berlangsung selama 6 bulan. 

"Biasanya saya beli sabu itu sebulan 2 kali, kalau sabu yang diamankan itu mau saya gunakan akan tetapi belum sempat duluan diamankan," tandasnya.(NACO/B-7)

Berita Terbaru