Aplikasi Pilkada Berbasis Web & Mobile Apps

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Legislator Palangka Raya: Kesehatan Pemilih Harus Diperhatikan Penyelenggara Pemilu

  • Oleh Hendri
  • 20 November 2020 - 15:55 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Reja Framika menyampaikan, ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Pilkada di era adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya penyelenggara pemilu harus memperhatikan kesehatan para pemilih agar tidak terpapar Covid-19.

“Kami tidak menginginkan ada klaster penyelenggaraan Pilkada. Kami harap ada ketersediaan kerangka hukum yang adaptif namun tetap akuntabel dalam pelaksanaan Pilkada. Kerangka hukum dimaksud tentunya tetap pro pada kemanan dan kesehatan semua pihak,” ucap Reja, Jumat 20 November 2020.


Reja menambahkan, adanya dukungan anggaran dan logistik yang tepat waktu. Untuk mematuhi Prokes, tentunya setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus menyediakan hand sanitizer atau fasilitas cuci tangan. Sehingga saat masyarakat akan memberikan suaranya dapat mencuci tangan sebelum maupun sesudah memasuki TPS.

“Demi terciptanya keselamatan dalam pelaksanaan Pilkada, maka pihak panitia harus berhati-hati dan cermat sebagaimana telah digariskan dalam ketentuan. Saya yakin, demi mensukseskan Pilkada tahun ini, pihak panitia telah mengupayakan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Sebenarnya sambung Reja, pelaksanaan Pilkada ditengah pandemi Covid-19 tidak ada yang berubah secara prinsip. Hanya saja, ada penambahan unsur yaitu agar diperhatikannya Prokes. Baik pihak penyelenggara pemilu, peserta maupun pemilih.

“Seperti penggunaan masker, cuci tangan, kemudian para petugas juga wajib menggunakan alat pelindung diri seperti Face Shield. Jika semua telah dipersiapkan, maka masyarakat yang akan memberikan suaranya merasa aman dan tenang,” tutup Politisi muda PSI ini. (HENDRI/B-7)

Berita Terbaru