Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Solok Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tim Terpadu Bakal Cek Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram

  • Oleh Uriutu
  • 23 November 2020 - 20:40 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Tim terpadu Pemkab Barito Selatan akan melakukan pengecekan penyebab terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

"Tim terpadu dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, kepolisian, Satpol-PP dan lainnya itu akan turun lapangan dalam waktu dekat ini," kata Sekda Barito Selatan, Edy Purwanto, Senin, 23 November 2020.

Ia mengatakan, hasil pengecekan tersebut untuk mengetahui penyebab langkanya gas elpiji 3 kilogram, sekaligus menjadi bahan evaluasi.

Dia menuturkan, langkanya gas elpiji 3 kilogram ini juga menyebabkan harga jual di lapangan menjadi lebih tinggi.

"Kelangkaan ini apakah akibat meningkatnya kebutuhan atau dimainkan oleh oknum tertentu, itu nantinya akan diketahui pada saat dilakukan pengecekan di lapangan," beber dia.

Di sisi lain, pihaknya telah menyampaikan permohonan kepada PT Pertamina untuk menambah kuota gas elpiji ukuran 3 kilogram.

"Penambahan kuota gas elpiji ukuran 3 kilogram selain diperuntukan bagi masyarakat miskin juga harus memperhatikan kalangan usaha kecil dan menengah sesuai dengan intruksi pemerintah pusat," ungkapnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, kelangkaan gas elpiji di kota Buntok, Kecamatan Dusun Selatan tersebut sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini. Jika ada yang menjual, harganya di tingkat pengecer berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per tabung gas elpiji 3 kilogram. (URIUTU DJAPER/B-7)

Berita Terbaru