Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Ngawi Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pejuang Penanganan COVID-19 Itu Kini Telah Tiada

  • Oleh ANTARA
  • 26 November 2020 - 04:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit -  Kabar duka menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr Febby Yudha Herlambang wafat dalam perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta pada Rabu (25/11) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Upaya maksimal sudah dilakukan tim dokter yang juga rekan sejawat saat di RSUD Murjani Sampit, maupun oleh tim dokter di RS Polri Kramat Jati. Informasi yang kami terima, beliau wafat sekitar pukul 18.00 WIB," kata Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Rabu.

Sebelumnya diketahui dr Yudha dirawat di ruang isolasi penanganan COVID-19 RSUD dr Murjani Sampit, namun kondisinya menurun. Dokter yang selama ini dikenal ramah dan suka membantu itu kemudian dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

Yudha diterbangkan dari Sampit menuju Jakarta pada Senin (23/11) malam menggunakan pesawat carteran dengan menerapkan protokol kesehatan. Petugas menggunakan alat pelindung diri.

Nasib berkata lain. Kondisi kesehatan Yudha terus memburuk. Dokter yang selama ini dinilai memiliki peranan penting dalam penanganan COVID-19 di Kotawaringin Timur itu akhirnya mengembuskan napas terakhirnya saat dalam perawatan.

Tidak dirincikan riwayat medis kondisi terakhir almarhum. Namun Multazam membenarkan bahwa selain terkonfirmasi positif COVID-19, almarhum juga memiliki penyakit penyerta yang membuat kondisi kesehatannya terus menurun.

"Saat ini masih dikoordinasikan antar rumah sakit dengan rumah sakit dan antar Dinas Kesehatan dengan Dinas Kesehatan, termasuk dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan terkait rencana pemulangan jenazah," kata Multazam.

Kabar wafatnya dr Yudha menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Kotawaringin Timur. Ucapan belasungkawa pun langsung disampaikan masyarakat melalui berbagai saluran seperti media sosial dan lainnya.

Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie mengaku sangat sedih mendengar kabar wafatnya Yudha. Dia merasa sangat kehilangan sosok yang dikenal baik, cerdas dan suka membantu siapapun.

"Almarhum itu orang baik. Saya sangat merasa kehilangan sosok yang baik dan ramah. Sosok yang berpotensi dan memiliki kemampuan mumpuni," kata Rinie.

Berita Terbaru