Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kutai Barat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dana Bagi Hasil Masih Belum Disalurkan Sepenuhnya

  • Oleh Naco
  • 27 November 2020 - 14:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, SP Lumban Gaol mengkritik keras kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terkait transfer dana bagi hasil (DBH) yang mengendap di tangan pemprov.

Menurut Gaol, dari informasi sampai bulan Oktober 2020 seharusnya pembayaran Dana Bagi Hasil sebesar Rp90 miliar lebih.

Namun sejauh ini yang dibayarkan sampai bulan November 2020 masih sekitar Rp40 miliar. Hal demikian sangat mempengaruhi roda pemerintahan daerah akibat dana yang tertahan ditingkat provinsi itu. 

Menurutnya, pemprov masih terutang sekitar Rp50 miliar kepada pemerintah kabupaten untuk dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor dan lain sebagainua itu.

Tentunya ini kata dia sangat menggangu keuangan daerah terlebih saat ini Kabupaten Kotim adalah satu- satunya kabupaten yg sedang melaksanakan pilkada seperti halnya provinsi yang juga sedang melakukan pilkada.

"Dengan tertahannya hak Pemkab Kotim di Provinsi ini sangat berdampak buruk," kata dia, Jumat, 27 November 2020. 

Kas daerah bisa saja kosong akibat itu sehingga untuk pembayaran gaji dan tanggung jawab Pemkab Kotim bisa terabaikan.

Menurutnya, Pemkab Kotim harus proaktif menyurati itu supaya tidak menganggu stabilitas roda pemerintahan. Apalagi menjelang akhir tahun anggaran tentunya banyak hal yang harus dibayarkan pemerintah daerah.

"Bisa saja pegawai kontrak di daerah kita ini tidak terbayarkan gajihnya oleh karena keuangan daerah yang ditahan oleh provinsi," tutupnya. (NACO/B-5)

Berita Terbaru