Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Indragiri Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

FKUB Palangka Raya Sepakat Perayaan Natal Boleh Dilaksanakan Sesuai Protokol Kesehatan

  • Oleh Hendri
  • 30 November 2020 - 10:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Forum Koordinasi Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya telah menerbitkan keputusan bersama terkait perayaan Natal tahun ini.

Pihaknya berpendapat bahwa kegiatan keagamaan umat Kristiani tersebut tetap dapat dilaksanakan baik oleh gereja lokal, kategorial, lembaga, paguyuban atau kerukunan dan lain-lain dengan catatan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

"Pandemi Covid-19 bukan saja melanda Kota Palangka Raya bahkan melanda seluruh dunia. Untuk melindungi warga dan upaya bersama memutus mata rantai Covid-19, maka kegiatan ibadah Natal dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat," kata Sekretaris FKUB Kota Palangka Raya, Pdt Yoto, Senin, 30 November 2020.

Dia mengatakan, berdasarkan UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

"Oleh karena itu, berkaitan dengan kegiatan ibadah natal bagi umat Kristiani pada bulan Desember tahun 2020 ini, negara wajib memberikan kebebasan sekaligus melindungi sesuai bunyi UU tersebut," jelasnya.

Pihaknya juga meminta kepada panitia penyelenggara ibadah natal agar mematuhi edaran tim satgas Covid-19 setempat.

Setidaknya panitia harus memperhatikan jumlah peserta ibadah, durasi waktu ibadah, Satgas Prokes gereja yang cukup, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan hal lain yang diatur oleh Satgas Covid-19.

"Pengurus FKUB merekomendasikan kepada pihak gereja agar mematuhi protokol kesehatan dengan ketat untuk melindungi jemaat, keluarga dan masyarakat dari penyebaran covid 19," ucap Yoto.

"Terkait teknisnya nanti tim Satgas Covid-19 akan rapat untuk membahas itu, namun surat keputusan bersama dari FKUB sudah disampaikan ke Satgas," tutupnya. (HENDRI/B-7)

Berita Terbaru