Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Minahasa Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pembangunan di Kotim Perlu Peran Pihak Ketiga

  • Oleh Naco
  • 19 Desember 2020 - 16:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rinie Anderson mengakui pembangunan di Kotim sangat ditentukan peran dan partisipasi pihak ketiga.

Terutama kata dia untuk ikut serta melibatkan diri dalam pembangunan daerah dalam berbagai bidang. Sehingga tidak bisa menampik bahwa pembangunan di Kotim ini perlu peran serta pihak ketiga itu.

"Dengan luasan 16 ribu kilometer persegi ini tidak cukup dibangun dengan APBD  pada diangka Rp1,8 triliun," kata Rinie, Sabtu, 19 Desember 2020.

Rinie mengakui untuk APBD Rp 1,8 Triliun yang bisa dibelanjakan untuk pembangunan hanya 50 persen. Selebihnya untuk pembayaran gaji dan hak pegawai serta honorer. 

Artinya tidak sampai Rp 1,8 triliun dana yang digunakan untuk membelanjakan usulan-usulan masyarakat. Selama ini jumlah usulan banyak sementara anggaran sangat terbatas jumlahnya.

"Nah di saat seperti inilah bagaimana kita meningkatkan kerjasama dan peran dari pihak ketiga untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah melaksanakan program pembangunan di daerah," tukas Rinie.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan kedepannya pembangunan harus memiliki konsep gotong royong. Dimana pelibatan pihak swasta menjadi sebuah formulasi. 

Selama ini, kata Rinie pelibatan pihak swasta masih kurang maksimal. Harusnya diberikan ruang untuk masing-masing dunia usaha melaksanakan kontribusinyan kepada daerah. (NACO/B-5)

Berita Terbaru