Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Solok Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Masih Pandemi Covid-19, Dokter Ingatkan Hal Ini buat yang Mau ke Salon

  • Oleh Teras.id
  • 20 Desember 2020 - 02:00 WIB

TEMPO.COJakarta Pandemi COVID-19 sudah melanda dunia selama sembilan bulan. Anda pun masih harus menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu #pakaimasker, #jagajarak, dan rajin #cucitangan.

Namun, sudah amankah mengunjungi salon untuk merawat diri atau potong rambut "Tidak, masih high risk," ujar dokter yang juga bagian dari tim COVID-19 RSUD Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Siti Rosidah.

Hal senada juga diungkapkan dokter spesialis penyakit infeksi di Westmed Medical Group, Purchase, New York, Sandra Kesh. Dia menyarankan orang-orang menunda ke salon, terutama jika kasus COVID-19 masih ada di daerah mereka tinggal.

Menilik risiko, kegiatan seperti memotong rambut dan meni-pedi misalnya, membutuhkan jarak dekat antara pegawai salon dan Anda sehingga aturan menjaga jarak fisik 1 meter sulit dipertahankan.

"Saat potong rambut atau mani-pedi, Anda pasti tidak terpisah 1,8 meter. Faktanya, Anda benar-benar berada dalam jarak hanya 30 cm dari orang lain. Meski memakai masker pun Anda masih ada risiko dalam jarak sedekat itu," kata Kesh, seperti dikutip dari Healthline.

Dari sisi durasi, memotong rambut wanita biasanya membutuhkan waktu minimal 35-40 menit dan semakin lama waktu terpapar, semakin Anda berisiko tertular virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan seseorang paling rentan terhadap infeksi virus penyebab COVID-19 saat dia bahkan berada dalam jarak 1 meter dari orang yang positif COVID-19, baik bergejala maupun tidak, setidaknya selama 15 menit.

Selain itu, selama di salon Anda berisiko menyentuh permukaan benda, baik itu kursi, majalah, meja, dan alat-alat salon di dekat Anda, yang mungkin saja mengandung partikel virus.

Siti mengatakan kegiatan yang umum dilakukan di salon, seperti pijat dan creambath sebaiknya dilakukan di rumah. Jika tidak, minta pegawai salon ke rumah bisa menjadi pilihan walau ini sebenarnya mendatangkan risiko terkena COVID-19.

"Pijat sama orang rumah saja, creambath sendiri di rumah atau orang salon-nya dipanggil saja ke rumah. Kalau di tempat umum masih high risk," katanya.

Ia juga menganjurkan karyawan salon melakukan tes COVID-19 sebelum mendatangi rumah pelanggan. Walau begitu, jika Anda masih memutuskan untuk pergi ke salon, Kesh menyarankan memakai masker wajah yang benar dan kaamata pelindung untuk mengurangi risiko tetesan pernapasan mencapai mata.

Berita Terbaru