Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Denpasar Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

OJK Luncurkan Security Crowdfunding untuk Dorong UKM Manfaatkan Pasar Modal

  • Oleh Testi Priscilla
  • 05 Januari 2021 - 12:55 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, Wimboh Santoso secara resmi meluncurkan produk Penawaran Efek melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi atau dikenal dengan Security Crowdfunding atau SCF yang diresmikan berbarengan dengan pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2021.

"Hadirnya SCF akan berperan untuk meningkatkan pendalaman pasar modal di masyarakat karena memberikan alternatif sumber pendanaan yang cepat, mudah, dan murah bagi kalangan generasi muda dan UKM yang belum bankable untuk mengembangkan usahanya, khususnya UKM mitra Pemerintah," kata Wimboh dalam rilisnya kepada Borneonews pada Selasa, 5 Januari 2021.

Ke depan, lanjut Wimboh, dengan berkolaborasi dengan Pemerintah, SCF akan menyediakan pendanaan bagi UKM penyedia barang dan jasa Pemerintah yang potensinya cukup besar.

"Saat ini pengadaan elektronik Pemerintah yang melibatkan UKM tercatat sekitar Rp74 triliun dengan melibatkan sekitar 160 ribu UKM," katanya.

Dalam POJK Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding) disebutkan bahwa regulasi ini memberikan kemudahan bagi UKM untuk berpartisipasi dalam memanfaatkan industri Pasar Modal, yakni dengan memperluas Efek yang ditawarkan selain bersifat ekuitas (saham) juga bisa Efek bersifat utang dan atau Sukuk. 

"Selain itu, juga memperluas kriteria Penerbit atau issuer dari yang sebelumnya adalah badan hukum berbentuk PT sekarang boleh berbadan hukum koperasi, maupun yang tidak berbadan hukum seperti Persekutuan Perdata, Firma, atau Persekutuan Komanditer," terangnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)

Berita Terbaru