Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Karo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM di Sulbar dan Kalsel Aman

  • Oleh ANTARA
  • 17 Januari 2021 - 22:11 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di lokasi bencana gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, serta banjir di Kalimantan Selatan, dalam kondisi aman.

Masyarakat di sekitar lokasi bencana tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan dan pemenuhan kebutuhan bahan bakar tersebut.

"Setelah berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero), kami menjamin BBM dan elpiji di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan aman," kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Minggu 17 Januari 2021.

Berdasarkan laporan Pertamina, menurut dia, telah disiapkan dua unit mobil penampungan atau stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kantong berkapasitas masing-masing 16 kilo liter di wilayah Malunda, Majene; dan Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat sehari setelah bencana gempa dengan magnitudo 6,2 itu.

Nantinya, kedua SPBU kantong tersebut akan mengoptimalkan pendistribusian BBM di 17 SPBU di Mamuju dan Majene.

Di Kalimantan Selatan, Pertamina juga menambah pasokan BBM untuk Terminal BBM (TBBM) Pulang Pisau sebanyak 48 kiloliter atau delapan persen dan TBBM Kotabaru sebesar 78 kiloliter atau 11 persen. Sebanyak 111 SPBU area Kalsel pun tetap beroperasi untuk memenuhi BBM masyarakat. 

Untuk pemenuhan kebutuhan elpiji, tambahan pasokan juga dilakukan dari Depot Elpiji Balikpapan ke stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) di Kabupaten Tanah Laut dan Tanah Bumbu sebanyak 78 metrik ton, yang setara 26.000 tabung, atau 18,6 persen penyaluran normal.

"Sebanyak 74 agen dan 1.620 pangkalan tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan elpiji di Kalsel aman," ungkap Unit Manager Communication Relation & CSR Kalimantan Susanto August Satria.

Senior Vice President Pertamina Agus Suprijanto menegaskan dengan pelayanan BBM yang berjalan normal, maka diharapkan dapat membantu masyarakat menjalankan kegiatan pemulihan kondisi pascagempa termasuk pendistribusian bantuan.

"Seluruh SPBU tetap beroperasi dan stok aman, masyarakat tidak perlu khawatir dan jangan terpancing isu tidak benar yang menyatakan kekosongan BBM di SPBU. Apalagi, dengan digitalisasi SPBU yang sudah berjalan, stok BBM di setiap SPBU di wilayah Mamuju dan Majene terpantau dengan baik di dashboard command centre Pertamina," ujarnya.

ANTARA

Berita Terbaru