Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Binjai   Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pandemi Covid-19 Membuat Pelaku UMKM Alami Penurunan Omset Hingga 60%

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 18 Januari 2021 - 18:55 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pandemi Covid-19 yang terus terjadi hampir 1 tahun terakhir, ternyata sangat berdampak terhadap penggiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

Bahkan, akibat pandemi, omset mereka menurun drastis hingga 60%. Hal itu disebabkan, sulitnya memasarkan produk atau makanan olahan milik mereka. 

"Sangat berdampak pandemi Covid-19 ini, karena kami bingung mau memasarkan dimana produk kami ini," ujar Rusmita Cahyani, salah seorang pelaku UMKM di Sampit, Senin, 18 Januari 2021. 

Dirinya menyebutkan bahwa selama pandemi, tidak ada kegiatan yang digelae oleh pemerintah daerah, seperti bazar UMKM dan lainnya. Sehingga, hal itu sangat berdampak pada penghasilan mereka. 

"Kemaren ada bazar UMKM, namun hanya sehari saja. Tetapi kami tetap bersyukur, karena sudah mulai ada perhatian dari pemerintah untuk kami pelaku usaha kecil ini," kata Rusmita. 

Selama pandemi, pihaknya mensiasati berjualan secara online melalui media sosial. Namun hasilnya juga masih jauh dari harapan, atau sebelum pandemi. 

Pihaknya pun berharap agar ada solusi yang lebih baik lagi dari pemerintah. Bahkan mereka juga siap melaksanakan aturan ketat untuk pelaksanaan bazar dengan protokol kesehatan. Karena hal itu adalah salah satu upaya agar UMKM mereka kembali bangkit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)


TAGS:

Berita Terbaru