Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pacitan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Warga Kereng Pangi Katingan Tewas Saat Gotong-royong di Musala

  • Oleh Abdul Gofur
  • 21 Januari 2021 - 15:55 WIB

BORNEONEWS,  Kasongan - Nasib nahas dialami Marianto (26), warga yang tinggal di rumah kontrakan Jalan Perjuangan Desa Hampalit Kereng Pangi Kecamatan Katingan Hilir,  Kabupaten Katingan.

Ia tewas setelah tubuhnya kesetrum aliran listrik PLN saat ikut gotong royong mengebor air tanah untuk pompa air di sekitar Langgar atau Musala Miftahul Zannah Km 17 Kereng Pangi, Kamis,  22 Januari 2021 sekitar pukul 10.00 Wib hari ini. 

Saat ini jasat korban masih berada di kamar mayat RSUD Mas Amsyar Kasongan. 

Menurut Basuni,  salah seorang rekan korban saat ditemui di RSUD Mas Amsyar Kasongan,  korban bersama diringa dan satu teman lainnya pada saat itu tengah bekerja mengebor tanah umtuk pompa air.

Menurut Basuni,  saat itu korban mengangkat pipa bor dari besi,  karena memang mereka sudah mau selesai mengebor tinggal memasang pipa paralon. 

Akan tetapi saat pipa besi diangkat, korban lalu menyandarkan pipa besi itu ke atap rumah dekat tanah yang dibor. 

"Saat menyandarkan pipa ke atap seng itu, lalu tubuh Marianto terpental dan pipa terlepas dari genggamannya dan tidak sadarkan diri, " kata Basuni.

Melihat rekannya yang terjatuh itu,  Basuni dan sejumlah warga sekitar kemudian membawa ke RSUD Mas Amsyar Kasongan,  akan tetapi di tengah perjalanan nyawa korban tidak dapat tertolong lagi. 

"Sebenarnya sebelum kami bekerja itu meteran listrik di rumah dekat langgar tersebut telah kami matikan,  tapi saya gak tahu kok ada aliran listrik dari atap rumah itu, " ujar Basuni.

Rencananya jenazah Marianto akan diterbangkan ke kampung halamannya di Ngawi Jawa Timur. (ABDUL GOFUR/B-5)

Berita Terbaru