Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Ogan Komering Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Diduga Patah Hati Diputus Pacar, Pria di Hampalit Kereng Pangi Katingan Nekat Bunuh Diri

  • Oleh Abdul Gofur
  • 21 Januari 2021 - 16:50 WIB

BORNEONEWS,  Kasongan - Diduga telah diputus jalinan cintanya dengan wanita idaman,  seorang pria, KR (34), warga Hampalit Kereng Pangi Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan nekat mengakhiri hidup dengan bunuh diri, Kamis,  21 Januari 2021. 

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono mengatakan,  korban ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia tergantung di dalam toilet rumah tetangganya.

Kapolsek mengatakan,  berdasarkan keterangan ayah korban,  Sabral,  anaknya itu nekat bunuh diri akibat adanya permasalahan dengan wanita yang saat ini sedang dekat dengan korban. 

"Iya,  menurut keterangan dari bapak korban, diduga korban melakukan bunuh diri akibat adanya permasalahan antara korban dengan wanita yang saat ini sedang dekat denganya," ujar Kapolsek Katingan Hilir Iptu Eko Priono. 

Kapolsek mengatakan,  kronologi kejadiannya bermula saat Santy Priantini ingin buang air besar dan melihat ada seseorang yang berada di dalam toiletnya dalam keadaan sedang posisi jongkok.

Melihat itu ia berteriak dan mendatangi tetangganya, Eka Yulianti untuk memberitahukan bahwa  ada seseorang  di dalam toiletnya. Setelah itu Eka Yulianti mendatangi suaminya Ramijan.

Kemudian Ramijan bersama empat orang lainya mendatangi TKP, dan melihat korban berada di pojok kamar mandi dalam keadaan tergantung mengugunakan tali kabel berwarna hitam dengan posisi  jangkok. Saat ditemukan kedua lutut korban menyentuh lantai.

Setelah itu Ramijan memberithukan kejadian tersebut kepada keluarga korban.

Kapolsek mengatakan,  di sekitar TKP polisi mengamankan sejumlah barang bukti,  seperti sepasang sandal merek kindos warna coklat hitam, 1 buah dompet warna coklat, 1 unit hand phone merk vivo y15 tahun 2019, kursi berwarna merah, dan tali kabel warna hitam.

Kapolsek menyebut berdasarkan hasil pengecekan fisik korban, pihaknya bersama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Kereng Pangi menyebutkan bahwa kondisi fisik korban mengalami patah di bagian leher diduga akibat terjerat oleh tali kabel, dan tidak ada ditemukanya tanda-tanda kekerasan lainya pada korban.

Berita Terbaru